sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ganti Pengendali, NAYZ Bakal Kembangkan Bisnis Telekomunikasi dan Teknologi

Market news editor Desi Angriani
06/10/2026 07:40 WIB
Saiko Consultancy Pte Ltd mengakuisisi 750 juta saham atau setara 29,41 persen saham NAYZ dari PT Asia Intrainvesta.
Ganti Pengendali, NAYZ Bakal Kembangkan Bisnis Telekomunikasi dan Teknologi (Foto: iNews Media Group)
Ganti Pengendali, NAYZ Bakal Kembangkan Bisnis Telekomunikasi dan Teknologi (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) resmi berganti pengendali setelah perusahaan asal Singapura, Saiko Consultancy Pte Ltd mengakuisisi 750 juta saham atau setara 29,41 persen saham perseroan dari PT Asia Intrainvesta.

Akuisisi tersebut dilakukan dengan harga Rp23,5 per saham, sehingga nilai transaksi mencapai sekitar Rp17,63 miliar. Transaksi ini sekaligus mengubah posisi pengendali NAYZ dari PT Asia Intrainvesta kepada Saiko Consultancy.

Selanjutnya, melalui anak usahanya PT Saiko Consultancy Grand, Saiko akan melaksanakan penawaran tender wajib (MTO) atas maksimal sekitar 1,17 miliar saham NAYZ atau 45,84 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

MTO tersebut ditawarkan dengan harga Rp75 per saham, sehingga nilai maksimal penawaran mencapai sekitar Rp87,7 miliar. Periode MTO berlangsung pada 5 Oktober hingga 3 November 2026, dengan pembayaran dijadwalkan pada 10 November 2026.

Apabila seluruh saham yang ditawarkan dalam MTO terserap, kepemilikan langsung dan tidak langsung Saiko Consultancy di NAYZ akan meningkat menjadi 75,26 persen.

Setelah menjadi pengendali baru, Saiko berencana mengembangkan bisnis NAYZ ke sektor telekomunikasi dan teknologi.

Pengembangan tersebut akan dilakukan melalui mekanisme inbreng dan/atau pengalihan saham perusahaan yang dimiliki Saiko kepada NAYZ.

Di sisi lain, bisnis NAYZ yang saat ini berjalan beserta aset-aset perseroan akan dialihkan kepada PT Asia Intrainvesta dan/atau pihak yang ditunjuknya.

Dengan langkah tersebut, NAYZ berpotensi mengalami perubahan fokus bisnis setelah proses pengambilalihan dan restrukturisasi kepemilikan selesai.

Namun, Saiko menyatakan tidak memiliki rencana untuk melakukan delisting maupun go private terhadap NAYZ.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement