Di sisi lain, DGWG juga mulai memperluas posisi dalam rantai nilai agrokimia. Pengoperasian fasilitas karbamasi dan realisasi ekspor bahan aktif ke Afrika Selatan menunjukkan langkah Perseroan untuk tidak hanya berperan pada sisi distribusi produk agro-input, tetapi juga membangun kapabilitas pada sisi produksi bahan aktif.
Dengan fondasi tersebut, DGWG akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kapasitas, perluasan pasar, dan disiplin operasional, dengan tetap memperhatikan dinamika musim tanam, volatilitas nilai tukar, serta biaya logistik dan pengadaan yang menjadi tantangan industri.
Sekadar informasi, DGWG merupakan perusahaan yang bergerak di bidang agroinput dengan model bisnis terintegrasi, meliputi pupuk, pestisida, alat-alat pertanian, dan distribusi internal. Saat ini perseroan memiliki jaringan distribusi nasional dan melayani sekitar 10 juta petani di Indonesia.
(Dhera Arizona)