IDXChannel - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp7,53 triliun hingga September 2026.
Realisasi tersebut tumbuh 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,10 triliun. Capaian ini setara dengan 75 persen dari target prapenjualan BSDE sepanjang 2026 sebesar Rp10 triliun.
Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, kinerja prapenjualan perseroan tetap terjaga berkat kontribusi segmen residensial dan komersial serta kekuatan portofolio proyek yang dikembangkan perseroan.
"Pencapaian tersebut mencerminkan kinerja penjualan yang tetap terjaga, didukung oleh kontribusi segmen residensial dan komersial serta kekuatan portofolio proyek BSDE secara keseluruhan," kata Hermawan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/10/2026).
Dari sisi segmen, residensial menjadi kontributor terbesar dengan prapenjualan Rp3,92 triliun atau sekitar 52 persen dari total prapenjualan BSDE hingga September 2026. Angka tersebut meningkat 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,14 triliun.
Sementara itu, segmen komersial menyumbang Rp3,25 triliun atau sekitar 43 persen dari total prapenjualan. Segmen ini mencakup penjualan ruko sebesar Rp1,73 triliun, kavling komersial Rp1,17 triliun, dan apartemen Rp342 miliar.
Dari sisi lokasi, kawasan BSD City menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 68 persen dari total prapenjualan selama sembilan bulan pertama 2026. Sejumlah proyek yang memberikan kontribusi signifikan antara lain Nava Park sebesar 14 persen dan Hiera sebesar 5 persen.
Di luar BSD City, proyek Grand Wisata Bekasi dan Kota Wisata Cibubur masing-masing menyumbang sekitar 11 persen dan 7 persen terhadap total prapenjualan perseroan.
Pada segmen residensial, penjualan ditopang oleh sejumlah proyek unggulan di BSD City, antara lain Nava Park, Hiera, Terravia, Eonna, Armont Residences, Vireya, dan Izzi. Proyek Grand Wisata, Kota Wisata Ecovia, serta Rancamaya juga memberikan kontribusi positif.
Adapun penjualan ruko pada segmen komersial terutama berasal dari sejumlah proyek di BSD City, termasuk Nava Park Business Suites, Blueprint Design and Community Center, Powell Studio Loft di kawasan D-Hub Special Economic Zone, serta Delrey.
Sementara itu, penjualan apartemen berasal dari proyek Aerium, The Elements, dan Southgate di Jakarta, serta Akasa dan Upper West di BSD City.
Hermawan menyebut, BSDE akan terus mengoptimalkan potensi berbagai kawasan pengembangan, khususnya BSD City, untuk menjaga momentum pertumbuhan penjualan.
"Perseroan akan terus mengoptimalkan potensi dari berbagai kawasan pengembangan, khususnya BSD City, untuk mempertahankan momentum pertumbuhan dan mendukung pencapaian target prapenjualan sebesar Rp10 triliun hingga akhir 2026," ujar Hermawan.
(DESI ANGRIANI)