Adenokarsinoma bisa terjadi di berbagai titik di dalam tubuh, seperti anus, usus buntu, payudara, termasuk paru-paru. Gejala yang ditimbulkan juga tergantung pada bagian yang terdapat adenokarsinoma.
Jika pada usus besar gejalanya adalah adanya darah dalam tinja, sembelit, bahkan merasa sangat lelah, yang dapat terjadi jika kanker menyebabkan perdarahan lambat dan mengakibatkan anemia.
Jika pada paru-paru, gejalanya meliputi batuk yang sepertinya tidak pernah sembuh atau terus memburuk, nyeri dada hingga batuk berdarah. Melansir dari NCBI, adenokarsinoma paru merupakan subtipe histologis kanker paru yang paling umum di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.
Jenis kanker ini menyumbang sekitar 40 persen dari total kasus kanker paru-paru dan masuk dalam kelompok non-small cell lung cancer (NSCLC), yang secara keseluruhan mendominasi 85 persen kasus keganasan paru.
Berbeda dari karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma umumnya berkembang di bagian luar (perifer) jaringan paru dan memiliki karakteristik molekuler khusus yang kini menjadi acuan dalam penentuan terapi presisi.