Menurut Ditto, proses tersebut belum masuk tahap pengadaan. RFI hanya digunakan untuk mengumpulkan informasi pasar dan tidak mengikat PELNI untuk melakukan pengadaan maupun menunjuk penyedia tertentu.
"PELNI tetap memastikan setiap tahapan dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk saat ini, kami masih berada pada tahap pengumpulan informasi pasar dan belum merupakan proses pengadaan," katanya.
Pemilik kapal yang berminat dapat menyampaikan Letter of Intent (LoI) beserta informasi kapal melalui email [email protected]. Penyampaian informasi dibuka paling lambat 22 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB.
Saat ini, PELNI mengoperasikan 84 kapal yang terdiri atas 26 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 17 kapal rede, 9 kapal tol laut, dan 1 kapal ternak.
Armada tersebut mendukung layanan PELNI melalui 43 kantor cabang, 357 pelabuhan singgah, 1.111 ruas pelayaran, serta 306 terminal point di berbagai wilayah Indonesia.
(NIA DEVIYANA)