"Padahal di zaman Belanda dulu, pulau ini pernah ditukar dengan Manhattan di Amerika Serikat. Sekarang Manhattan sudah maju pesat, sedangkan di Pulau Run listrik saja belum memadai," lanjut dia.
Secara nasional, Bahlil menyebutkan masih terdapat sekitar 11.000 desa dan dusun di seluruh Indonesia yang belum memperoleh akses penerangan listrik yang memadai.
Oleh karena itu, percepatan elektrifikasi menjadi salah satu prioritas utama pemerintah atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
Untuk mengikis ketimpangan tersebut, pemerintah menyiapkan dua program utama yang dijalankan secara bertahap dan berkesinambungan.
"Pertama, program listrik desa (Lisdes) yang berfokus pada pembangunan dan perluasan jaringan infrastruktur kelistrikan ke wilayah-wilayah pelosok yang belum terjangkau grid PLN," katanya.
"Kedua, Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), yakni pemberian sambungan listrik gratis langsung ke rumah-rumah warga kurang mampu," kata Bahlil.
(Nur Ichsan Yuniarto)