sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Lonjakan Harga Bensin Diprediksi Kerek Inflasi AS pada September 2026

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
14/10/2026 13:58 WIB
Lonjakan Harga Bensin Diprediksi Kerek Inflasi AS pada September 2026
Lonjakan Harga Bensin Diprediksi Kerek Inflasi AS pada September 2026. (Foto: Magnific)
Lonjakan Harga Bensin Diprediksi Kerek Inflasi AS pada September 2026. (Foto: Magnific)

Tidak termasuk kategori makanan dan energi yang fluktuatif, inflasi inti kemungkinan naik 2,5.persen secara tahunan pada September, sedikit naik dari 2,4 persen pada Agustus. 

Para pejabat Federal Reserve (The Fed) memantau data inflasi dengan cermat, guna menentukan apakah mereka perlu menaikkan suku bunga jangka pendek lebih lanjut.

Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan bulan lalu bahwa inflasi sulit kembali ke target dua persen, menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, menjadi sekitar 3,9 persen.

"Faktanya adalah inflasi terlalu tinggi dan sudah terlalu lama," kata Warsh dalam konferensi pers bulan lalu. 

Namun, beberapa pejabat kunci The Fed baru-baru ini menyatakan bahwa bank sentral dapat menunggu sebelum menaikkan suku bunga lagi. The Fed akan mengadakan pertemuan kebijakan pada 27-28 Oktober, tetapi sebagian besar investor Wall Street memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga bulan ini, sebelum melanjutkan kenaikan pada Desember. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement