Selain itu, pameran perdagangan tersebut berhasil menarik 9.600 pembeli atau buyer dari luar negeri yang berasal dari 151 negara. Mendag mengungkap, negara dengan jumlah pembeli terbanyak yang hadir dalam TEI 2026 adalah India, Malaysia, China, Arab Saudi, dan Taiwan.
Lebih jauh, Busan menjelaskan, tingginya nilai transaksi TEI 2026 tidak terlepas dari persiapan yang telah dilakukan sejak satu tahun sebelumnya. Kementerian Perdagangan melibatkan perwakilan Indonesia di luar negeri, mulai dari duta besar, konsulat jenderal, atase perdagangan, hingga Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) untuk mencari pembeli potensial melalui kegiatan business matching.
Menurutnya, melalui mekanisme tersebut, para eksportir Indonesia telah dipertemukan dengan calon pembeli dari luar negeri secara daring sebelum pelaksanaan pameran. Dengan demikian, pertemuan langsung selama TEI menjadi kesempatan untuk mematangkan kerja sama hingga mencapai kesepakatan transaksi.
"Jadi eksportir ini sudah bertemu secara online, secara virtual dengan buyer yang ada di luar negeri. Sehingga ketika sampai di Trade Expo, itu istilahnya kopdar. Jadi bertemu, kemudian ada yang melihat pabriknya dulu, bertatap muka, dan sebagainya, akhirnya melakukan penandatanganan MoU," ujarnya.
(NIA DEVIYANA)