Hingga akhir 2026, perusahaan memprioritaskan pengendalian beban usaha, memproriraskan pengendalian beban usaha, kualitas aset, arus kas, dan efisiensi energi di lapangan. Pembangunan tiga koridor JTTS juga terus berjalan, yakni Palembang–Betung, Betung–Jambi, dan Rengat–Pekanbaru (Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru). Secara internal, perusahaan meningkatkan kompetensi SDM operasi dan pemeliharaan, mengembangkan digitalisasi layanan jalan tol, dan memperkuat pengendalian risiko di setiap tahap pelaksanaan proyek. Koentjoro menegaskan, seluruh langkah tersebut ditempuh agar perusahaan tetap tumbuh sambil menjalankan tugas negara.
"Penugasan negara bisa dijalankan dengan tetap menjaga kesehatan keuangan perusahaan," tutup Kuntjoro.
(Rahmat Fiansyah/ADV)