sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekspor Hilirisasi Komponen Baterai Litium Diprediksi Tembus USD50 Miliar hingga Akhir 2026

Economics editor Tangguh Yudha
21/10/2026 11:45 WIB
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi Indonesia mencapai USD50 miliar hingga akhir 2026.
Ekspor Hilirisasi Komponen Baterai Litium Diprediksi Tembus USD50 Miliar hingga Akhir 2026. (Foto Istimewa)
Ekspor Hilirisasi Komponen Baterai Litium Diprediksi Tembus USD50 Miliar hingga Akhir 2026. (Foto Istimewa)

Septian menilai peningkatan ekspor hilirisasi tersebut menjadi capaian positif selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo. Selain memperkuat sektor industri, pertumbuhan ekspor juga berpotensi memberikan tambahan devisa bagi Indonesia.

"Jadi ini merupakan prestasi yang tadi kami sampaikan sangat baik kepada Bapak Presiden karena selama dua tahun periode pemerintahan beliau ekspor hilirisasi kita itu bisa meningkat sekitar 45 persen," katanya.

Ke depan, kata dia, DEN memperkirakan nilai ekspor produk aluminium masih berpotensi meningkat hingga melampaui USD10 miliar. Proyeksi tersebut sejalan dengan bertambahnya investasi pada pembangunan smelter aluminium baru di Indonesia.

"Jadi ini juga akan menjadi sumber tambahan devisa yang sangat baik buat Indonesia. Ke depannya kita perkirakan untuk aluminium ini ekspornya bisa melebihi sekitar USD10 miliar seiring dengan penambahan investasi dari smelter-smelter aluminium yang baru di Indonesia," ujar dia.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement