Pertumbuhan produksi di wilayah tersebut sejak 2007 terutama didorong penerapan teknik pengeboran horizontal dan rekahan hidrolik atau fracking (hydraulic fracturing).
Teknik tersebut, apabila kondisi reservoir mendukung, juga dapat diterapkan pada lapangan migas darat yang telah memasuki tahap matang untuk meningkatkan produktivitas sumur dan perolehan migas.
Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi salah satu referensi bagi Indonesia dalam upaya meningkatkan produksi minyak dan gas bumi domestik.
Setelah transaksi diselesaikan, HighPeak juga akan mengembangkan program pelatihan dan penugasan kerja (secondment) bagi tenaga kerja Indonesia untuk mendukung pengembangan kapabilitas dan pertukaran keahlian teknis.
Berdasarkan ketentuan investasi, DIM akan memperoleh perlindungan terhadap penurunan nilai investasi, sekaligus memiliki kesempatan memperoleh manfaat dari kenaikan nilai ekuitas HighPeak melalui konversi menjadi saham biasa.