IDXChannel - Penutupan total Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akibat sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi peristiwa bersejarah dalam operasional bandara terbesar di Indonesia tersebut.
Direktur Operasi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Agus Haryadi mengatakan, sepanjang pengalamannya bekerja di Bandara Soetta sejak 1992, belum pernah terjadi penutupan bandara secara keseluruhan.
"Sepanjang yang saya tahu, saya bekerja di Soekarno-Hatta dari tahun 92, artinya sudah 35 tahun, belum pernah mengalami penutupan bandara secara total," ujarnya dalam acara bersama Kementerian Perhubungan di Bandung, dikutip Minggu (4/10/2026).
Agus menuturkan, saat pandemi Covid-19 melanda selama kurang lebih tiga tahun itu bahkan Bandara Soetta tidak mengalami penutupan total. Hanya ada pembatasan mobilitas dalam rangka meminimalisir penyebaran virus.