Dengan tambahan pompa tersebut, pengambilan dan pengaliran air dari Sungai Citarum menuju lahan persawahan terdampak diharapkan dapat dipercepat.
BBWS Citarum selanjutnya akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung kebutuhan air pertanian. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta jajaran pengelola sumber daya air.
Selain pompanisasi, BBWS Citarum juga membuka Layanan dan Posko Bencana Kekeringan. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kondisi kekeringan, kebutuhan air, maupun permasalahan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja BBWS Citarum.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Hotline Layanan Kekeringan BBWS Citarum di 0821-2117-5600 atau Posko Bencana Kekeringan di 0852-1800-5600.
(Febrina Ratna Iskana)