Stabilitas mata uang serta disiplin fiskal Indonesia dinilai sudah cukup solid untuk meyakinkan kalkulasi investor global.
"Mata uangnya terlihat relatif stabil bagi kami. Kami melihat mata uang ke depan relatif stabil. Dan kami berpikir defisit anggaran akan berada jauh di bawah target defisit anggaran 3 persen untuk tahun depan, meyakinkan kembali para investor asing," kata Frederic.
Berdasarkan data Bank Indonesia, posisi net inflow modal asing tercatat menyentuh 400 juta dolar AS pada kuartal III-2026 hingga 21 September 2026. Aliran modal tersebut disokong oleh penerbitan obligasi global (global bond) pemerintah serta masuknya dana asing ke Surat Berharga Negara (SBN).
"Dan faktanya dalam beberapa minggu terakhir, kita melihat arus masuk modal kembali ke Indonesia karena investor asing pada dasarnya diyakinkan kembali oleh stabilitas makro yang kita lihat di negara ini," ujar Frederic.
(NIA DEVIYANA)