sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Trade Expo Indonesia 2026 Tawarkan Peluang Ekspor Jasa, dari Logistik hingga Digital

News editor Kurnia Nadya
13/10/2026 15:31 WIB
Keikutsertaan pelaku usaha di bidang jasa diharapkan dapat mempertemukan pelaku usaha dalam negeri dengan calon mitra bisnis mancanegara.
Trade Expo Indonesia 2026 Tawarkan Peluang Ekspor Jasa, dari Logistik hingga Digital. (Foto: ITPC Sao Paulo)
Trade Expo Indonesia 2026 Tawarkan Peluang Ekspor Jasa, dari Logistik hingga Digital. (Foto: ITPC Sao Paulo)

IDXChannel—Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka peluang bagi perusahaan jasa Indonesia untuk menjangkau pasar global melalui Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.

Pameran ekspor tahunan yang diselenggarakan oleh Kemendag ini akan menghadirkan penyedia jasa dari berbagai sektor pada gelaran tahun ini. Mulai dari bisnis, komunikasi, dan transportasi hingga inovasi digital, keuangan, serta pariwisata. 

Keikutsertaan pelaku usaha di bidang jasa diharapkan dapat mempertemukan pelaku usaha dalam negeri dengan calon mitra bisnis dari berbagai negara.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, mengatakan TEI menjadi kesempatan bagi penyedia jasa untuk memperkenalkan layanan sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan mitra mancanegara.

“TEI turut membuka peluang bagi penyedia jasa untuk memperkenalkan kemampuan dan layanannya ke pasar global. Kami harap, TEI 2026 akan semakin menunjukkan daya saing jasa Indonesia melalui pertemuan pelaku usaha dan buyer mancanegara, serta meningkatkan peluang kerja sama yang berkelanjutan,” ujar Puntodewi dalam keterangan resminya (13/10/2026).

Beragam layanan yang ditawarkan mencakup konsultasi manajemen, pengemasan, penempatan tenaga kerja, pengujian teknis, layanan hukum, hingga implementasi perangkat lunak. 

Sementara itu, sektor transportasi akan diisi penyedia jasa logistik, pergudangan, penanganan kargo, dan pengangkutan barang.

Indonesia National Outsourcing Services Alliance (INASA) yang turut hadir dalam TEI 2026 juga akan menawarkan jasa pengelolaan fasilitas (facility management), yang meliputi pemeliharaan, kebersihan, keamanan, pengelolaan utilitas, hingga efisiensi energi. 

Layanan tersebut ditujukan untuk mendukung operasional industri, sektor perdagangan, dan fasilitas publik, sekaligus membutuhkan tenaga kerja untuk menjalankan berbagai kegiatan operasionalnya.

Di sektor digital, Trade Expo Indonesia 2026 turut menghadirkan Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) yang akan mempromosikan layanan di bidang kecerdasan artifisial (AI).

Berdasarkan data Euromonitor International, ekspor jasa komputer dan layanan terkait (computer and related services) Indonesia mencapai USD1,45 miliar atau setara Rp25,95 triliun pada 2025. Sektor tersebut mencatat tren pertumbuhan sebesar 3,49 persen selama periode 2019–2025.

Puntodewi berharap partisipasi perusahaan jasa dalam TEI 2026 dapat memperluas jangkauan ekspor jasa Indonesia sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis di pasar internasional.


(Kidung Dhia)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement