sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekspor Modest Fashion Tembus Rp101 Triliun, Kemendag Dorong Peningkatan Daya Saing

News editor Kurnia Nadya
16/10/2026 12:58 WIB
Salah satu upaya yang direalisasikan Kemendag antara lain penguatan akses pasar bagi pelaku usaha fashion nasional. 
Ekspor Modest Fashion Tembus Rp101 Triliun, Kemendag Dorong Peningkatan Daya Saing. (Foto: Istimewa)
Ekspor Modest Fashion Tembus Rp101 Triliun, Kemendag Dorong Peningkatan Daya Saing. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Kementerian Perdagangan berupaya untuk mendorong daya saing produk modest fashion agar mampu bersaing di pasar domestik dan global. Ekspor dari sektor ini dianggap berpotensi untuk ditingkatkan. 

Pada Januari hingga Agustus 2026, Kemendag mencatat nilai ekspor modest fashion Indonesia mencapai USD5,97 miliar atau setara dengan Rp101,49 triliun. Realisasi ini menunjukkan peningkatan 2,89 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengatakan salah satu upaya yang direalisasikan Kemendag antara lain penguatan akses pasar bagi pelaku usaha fashion nasional. 

Bekerja sama dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Kemendag mempertemukan pelaku usaha dengan jaringan ritel modern. Melalui penjajakan bisnis, atau business matching, tersebut, produk fashion lokal mendapatkan peluang untuk dipasarkan ke department store dan mal.

Sedangkan untuk pasar ekspor, Kemendag memanfaatkan jaringan 46 perwakilan perdagangan RI di luar negeri. Fasilitas business matching secara daring disiapkan agar pelaku usaha dapat bertemu dengan calon pembeli dari negara tujuan ekspor.

Upaya lain yang dilakukan adalah menggelar festival dan pameran untuk mewadahi para pelaku usaha. Seperti IN2MOTIONFEST x JMFW 2026. Rangkaian kegiatannya meliputi peragaan busana, pameran untuk pasar grosir dan ritel, business matching, lokakarya, forum industri, serta prediksi tren fesyen 2027—2028. Kegiatan ini melibatkan 250 desainer Indonesia dan 10 desainer dari mancanegara.

“Jika tertarik untuk ekspor, silakan langsung bergabung dan ikuti business matching. Bapak dan Ibu cukup presentasi daring, kemudian perwakilan perdagangan RI di luar negeri akan mencarikan buyer,” ujar Budi dalam Pergelaran Busana IN2MOTIONFEST x JMFW 2026 di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Sepanjang 2025, ekspor modest fashion Indonesia tercatat mencapai USD8,67 miliar, naik 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi salah satu indikator potensi produk fesyen nasional di pasar internasional. Peluang tersebut juga didukung oleh besarnya pasar konsumen Muslim dunia. 

Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy 2025/2026, belanja konsumen Muslim untuk pakaian dan alas kaki mencapai USD347 miliar pada 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD444 miliar pada 2029. 

Laporan tersebut juga menempatkan Indonesia di peringkat pertama dunia dalam sektor modest fashion pada 2025. 

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, mengatakan pengembangan industri modest fashion perlu diarahkan pada peningkatan transaksi dan penjualan di pasar global. 

Melalui kolaborasi IN2MOTION dan JMFW 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober tersebut, pemerintah berharap semakin banyak produk fesyen Indonesia menembus pasar internasional.


(Kidung Dhia)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement