sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub 

Economics editor Nur Ichsan Yuniarto
16/10/2026 08:13 WIB
Namun, pendaftaran mitra ini baru tersedia untuk perusahaan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub 
Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub 

IDXChannel - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka layanan konsultasi dan pendampingan pendaftaran mitra penyelenggara program Magang Nasional (MagangHub) Tahap 3 Tahun 2026.

Namun, pendaftaran mitra ini baru tersedia untuk perusahaan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

"Desk layanan ini disediakan agar perusahaan dapat berkonsultasi dan mendapat pendampingan langsung, serta mengatasi kendala administrasi maupun penggunaan sistem selama pendaftaran melalui platform MagangHub," kata Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah, Jumat (16/10/2026).

“Kami ingin perusahaan memperoleh pendampingan sehingga proses pendaftaran dapat berjalan lebih mudah,” lanjutnya.

Dia menambahkan, layanan dibuka satu hari, pukul 09.00–16.00 WIB, di Aula Gedung Vokasi, Jalan Gatot Subroto Kavling 44, Jakarta Selatan. Perusahaan yang ingin hadir dapat mengonfirmasi kehadiran melalui kode QR pada flyer resmi kegiatan.

"Keterlibatan perusahaan menjadi bagian penting dalam program pemagangan yang dirancang untuk memberi pengalaman kerja bagi lulusan perguruan tinggi," kata dia.

Perusahaan dapat berkontribusi mengembangkan kompetensi talenta muda sekaligus mengenali kandidat potensial yang sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Bagi perusahaan, program ini membuka akses ke talenta muda dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Keterlibatan sebagai mitra juga dapat mendukung rekrutmen, penyiapan calon tenaga kerja, serta peningkatan produktivitas dan inovasi perusahaan,” katanya.

Pada MagangHub Tahap 3, kata dia, Kemnaker menyediakan kuota 70.000 peserta. Program ini ditujukan bagi lulusan sarjana, diploma, dan pendidikan profesi yang baru lulus (fresh graduate), paling lama satu tahun setelah kelulusan.

Selama enam bulan pemagangan, pemerintah menanggung sejumlah komponen biaya peserta, yakni uang saku senilai upah minimum, iuran BPJS Ketenagakerjaan, dan sertifikasi kompetensi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sesuai ketentuan program.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement