sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Airlangga Berharap Harga Mobil Jerman di Indonesia Bisa Lebih Bersaing dengan I-EU CEPA

Economics editor Niko Prayoga
03/10/2026 10:37 WIB
Pernyataan itu disampaikan Airlangga saat menghadiri peringatan Hari Persatuan Jerman ke-36 di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Airlangga Berharap Harga Mobil Jerman di Indonesia Bisa Lebih Bersaing dengan I-EU CEPA. (Foto: MNC Media)
Airlangga Berharap Harga Mobil Jerman di Indonesia Bisa Lebih Bersaing dengan I-EU CEPA. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, berharap produk otomotif produksi Jerman bisa hadir di Indonesia dengan harga yang lebih kompetitif. 

Hal tersebut berpotensi terwujud melalui perjanjian perdagangan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang saat ini memasuki tahap ratifikasi.

Pernyataan itu disampaikan Airlangga saat menghadiri peringatan Hari Persatuan Jerman ke-36 di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 

"Saya melihat beberapa mobil Jerman di auditorium ini dan kami berharap mobil-mobil Jerman di bawah CEPA bisa hadir dengan harga yang kompetitif. Itulah tujuan dari I-EU CEPA," ujar Airlangga.

Saat diwawancarai usai acara, Airlangga menjelaskan bahwa jika perjanjian I-EU CEPA resmi berjalan, industri otomotif Jerman yang masuk ke Indonesia akan mendapatkan pemotongan tarif hingga mendekati nol persen. 

Hal itu karena adanya skema sistem perakitan lokal atau Completely Knocked Down (CKD).

"Ya, mendekati nol. Karena saya pikir di bawah skema saat ini juga ada completely knocked down secara penuh, jadi ada fasilitas-fasilitas itu juga," ungkap dia.

Sementara itu, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, menyambut positif peluang kerja sama tersebut. Pihaknya sengaja memamerkan sejumlah kendaraan asal Jerman dalam perayaan Day of German Unity untuk menunjukkan keunggulan teknologi otomotif negaranya.

"Karena, dan itulah mengapa kami memamerkan mobil-mobil Jerman, kami ingin lebih banyak mobil Jerman di jalanan Indonesia dan jalanan Jakarta. Mobil-mobil itu sangat modern, berteknologi tinggi, tahan sangat lama," kata Ralf Beste.

Ia meyakini I-EU CEPA akan membuka akses pasar yang lebih luas bagi perusahaan-perusahaan Jerman di Indonesia.

"Dan berkat CEPA, saya pikir perusahaan-perusahaan Jerman memiliki akses yang lebih baik ke pasar Indonesia yang sedang berkembang, dan itu akan membuat kita berdua lebih sejahtera," pungkas dia.

(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement