Technology

Regulator AS Nyatakan Masalah Perangkat Lunak 737 MAX Tak Berbahaya

Wahyu Dwi Anggoro 03/10/2026 20:33 WIB

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menyatakan bahwa gangguan perangkat lunak di komputer penerbangan Boeing 737 MAX tidak menimbulkan masalah keamanan.

Regulator AS Nyatakan Masalah Perangkat Lunak 737 MAX Tak Berbahaya.

IDXChannel - Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menyatakan bahwa gangguan perangkat lunak di beberapa komputer penerbangan Boeing 737 MAX tidak menimbulkan masalah keselamatan.

Dilansir dari CNA pada Sabtu (3/10/2026), keputusan ini menghilangkan hambatan terakhir untuk sertifikasi 737 MAX 10 yang telah tertunda selama bertahun-tahun. 

Hal ini juga meredakan kekhawatiran di maskapai penerbangan yang mengoperasikan MAX 7 yang juga menggunakan perangkat lunak yang sama.

Regulator penerbangan Amerika Serikat (AS) tersebut mengatakan bahwa Dewan Peninjau Tindakan Korektif bertemu di Seattle pada Jumat. Menurut tim ahli tersebut, pilot dapat mempertahankan kendali penuh atas pesawat dan indikasi kepada awak penerbangan jelas dan tidak ambigu.

Awal pekan ini, FAA mengatakan akan menunda sertifikasi MAX 10 hingga menyelesaikan analisis masalah perangkat lunak, yang dapat menghalangi pilot mengakses panduan penerbangan otomatis selama skenario pendaratan yang tidak biasa.

Para pejabat senior di badan pengawas AS diberitahu tentang hal itu pada Agustus, hampir dua tahun setelah maskapai penerbangan Kanada WestJet pertama kali melaporkan masalah tersebut kepada Boeing.

Menurut WestJet, anomali tersebut ditemukan selama penerbangan uji coba operasional.

WestJet, yang dijadwalkan mengoperasikan MAX 10 awal tahun depan, menggunakan perangkat lunak yang bermasalah, U14.1, pada armada MAX-nya.

“WestJet belum menerima laporan tentang kondisi ini yang terjadi selama operasi jalur normal,” kata WestJet dalam sebuah memo.

 “Sangat sedikit kejadian yang dilaporkan oleh operator lain yang menggunakan U14 atau U14.1 karena kondisi tersebut membutuhkan urutan kejadian tertentu," katanya.

FAA menyatakan bahwa versi perangkat lunak terbaru dapat meningkatkan beban kerja pilot selama manuver pendaratan ulang (go-around), yaitu situasi di mana pilot membatalkan upaya pendaratan, menambah daya mesin, dan menanjak untuk melakukan upaya pendaratan lainnya.

Maskapai penerbangan besar AS memilih untuk menggunakan versi perangkat lunak sebelumnya sementara analisis sedang berlangsung.

Pihak regulator kini meyakini bahwa MAX 10 dapat disertifikasi paling cepat akhir bulan ini, sesuai dengan ekspektasi sebelumnya. Hampir 1.500 unit MAX 10 telah dipesan oleh maskapai penerbangan. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE