Technology

Khawatirkan Pelanggaran Privasi, Norwegia Usulkan Pelarangan Sementara Kacamata AI

Kurnia Nadya 07/10/2026 11:11 WIB

Pelanggaran privasi yang dimaksud antara lain potensi perekaman secara diam-diam, baik secara audio maupun visual, juga pengambilan foto secara diam-diam.

Khawatirkan Pelanggaran Privasi, Norwegia Usulkan Pelarangan Sementara Kacamata AI. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Pemerintah Norwegia berencana untuk mengusulkan larangan sementara atas penggunaan kacamata berteknologi artificial intelligence. Rencana ini dibuat berdasarkan kekhawatiran terhadap pelanggaran privasi masyarakat setempat. 

Pelanggaran privasi yang dimaksud antara lain potensi perekaman secara diam-diam, baik secara audio maupun visual, juga pengambilan foto secara diam-diam tanpa sepengetahuan subjek dalam gambar. 

Seperti diketahui, perusahaan teknologi mulai meluncurkan produk kacamata yang dibekali dengan teknologi canggih. Salah satu kemampuan pada produk tersebut adalah pengambilan gambar dan perekaman. 

Melansir Reuters (7/10/2026), rencananya, pelarangan ini dapat diberlakukan di tempat-tempat publik di mana masyarakat umum sering beraktivitas dan berkumpul seperti taman, pantai, museum, pusat perbelanjaan, dan sebagainya. 

“Saya mengkhawatirkan teknologi baru ini diperkenalkan di mana orang berisiko difoto, direkam, atau direkam suaranya tanpa tahu apa-apa,” tutur Menteri Digitalisasi Norwegia Torgeir Micaelsen. 

Selain tempat-tempat umum yang disebutkan di atas, tak menutup kemungkinan pelarangan itu juga berlaku di kawasan sekolah, tempat bermain anak, dan tempat-tempat yang memerlukan privasi seperti kantor dokter, kolam renang, gym, dan ruang ganti. 

Pemerintah Norwegia menegaskan bahwa mereka tidak menerapkan larangan pemakaian kacamata AI secara keseluruhan. Masyarakat yang memilikinya tetap boleh menggunakannya selama tidak menimbulkan risiko bagi orang lain. 

Pemerintah negara itu juga akan mempelajari teknologi seperti apa yang akan menjadi sasaran pelarangan pemakaian. Termasuk apakah pelarangan itu berlaku untuk kacamata dengan kamera dan perekaman suara, kacamata dengan kamera dan fungsi AI, atau teknologi-teknologi lain yang dipasang pada tubuh pengguna. 

(Nadya Kurnia)

SHARE