Elok Musk Akui Bakar Uang untuk Operasikan Agen AI Grok Bot
CEO xAI Elon Musk mengakui bahwa biaya operasional agen kecerdasan buatan (AI) Grok Bot terlalu tinggi.
IDXChannel - CEO xAI Elon Musk mengakui bahwa biaya operasional agen kecerdasan buatan (AI) Grok Bot terlalu tinggi.
Menurut orang terkaya di dunia itu, biaya operasional Grok Bot jauh lebih tinggi dari pendapatannya.
Dilansir dari Anadolu Agency pada Senin (2/11/2026), hal ini mencerminkan tekanan finansial yang dihadapi oleh bisnis kecerdasan buatan (AI).
"Biaya untuk menjalankan Grok Bot terlalu tinggi dan tidak berkelanjutan jika dibandingkan dengan pendapatannya," ujar Musk di platform media sosial X miliknya.
Dalam unggahannya itu, Musk tidak memberikan angka spesifik mengenai biaya operasional maupun pendapatan Grok Bot.
Pada Agustus, xAI meluncurkan Grok Bot sebagai agen AI yang mampu melaksanakan berbagai tugas lintas aplikasi dan layanan daring.
Berbeda dengan chatbot konvensional, layanan ini dapat menjalankan tugas yang terdiri dari beberapa tahapan, serta melanjutkan pekerjaannya saat pengguna menggunakan aplikasi lain.
Grok Bot tersedia melalui beberapa paket langganan berbayar, seperti SuperGrok dan Cursor.
xAI merupakan bagian dari SpaceX, perusahaan antariksa yang juga dipimpin Musk. (Wahyu Dwi Anggoro)