News

Undang dan Minta Masukan Soal Mitigasi Karhutla, Prabowo: Saya Paling Hormat sama Pakar

Felldy Utama 25/09/2026 17:46 WIB

Prabowo mulanya menyampaikan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi bangsa dan negara adalah karhutla.

Undang dan Minta Masukan Soal Mitigasi Karhutla, Prabowo: Saya Paling Hormat sama Pakar

IDXChannel - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meminta para pakar untuk tidak termakan dengan narasi yang menyebut jika dirinya tidak menghormati pakar.

Momen itu terjadi saat Presiden mengundang 22 orang akademisi dari berbagai Universitas dalam rangka diskusi dan meminta masukan terkait mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di lahan gambut. Diskusi tersebut digelar di Istana Kepresidenan Jakarta.

Prabowo mulanya menyampaikan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi bangsa dan negara adalah karhutla, khususnya di atas lahan gambut yang terjadi setiap tahun. Karena itu, ia meminta tolong para pakar dapat memberikan masukan terkait pencegahannya.

“Saudara-saudara, sebagai ahli, tolong saya diberitahu, apa langkah terbaik untuk kita cegah kebakaran di kawasan hutan, pertama. Kedua, kawasan hutan yang ada gambutnya. Dua hal,” kata Prabowo.

Prabowo juga meminta tolong para pakar memberikan penjelasan ihwal apakah gambut bisa dimanfaatkan ke arah produktif, seperti halnya bisa menanam tanaman tertentu di lahan gambut.

“Saya kira itu tiga pertanyaan yang paling penting yang saya butuh dari Saudara-saudara sebagai pakar,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Prabowo menyatakan bahwa diskusi untuk menerima masukan sebagai bentuk penghormatan dirinya kepada para pakar. Hal ini menyusul munculnya narasi yang mengatakan jika Prabowo tidak menghormati pakar.

“Jadi Saudara-saudara, jangan salah ya menerima, kadang-kadang saya kalau bicara di audience, suka dipelintir ya, dibilang seolah saya nggak hormati pakar. Saya paling hormat sama pakar. Nggak bisa apa pun, saya, kenapa saya berhasil sebagai perwira? Karena saya selalu cari pakar," kata dia.

Prabowo menyampaikan kembali permohonannya agar para pakar memberikan masukan dalam diskusi pada Kamis sore hingga malam kemarin.

“Jadi mohon saya diberi masukan, what can we do,” katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE