News

Rusia Bantah Pekerja Lab di Siberia Tewas akibat Penyakit Pes

Wahyu Dwi Anggoro 06/10/2026 10:45 WIB

Rusia membantah laporan kasus penyakit pes yang menewaskan seorang petugas laboratorium di negaranya.

Rusia Bantah Pekerja Lab di Siberia Tewas akibat Penyakit Pes.

IDXChannel - Rusia membantah laporan kasus penyakit pes yang menewaskan seorang petugas laboratorium di negaranya.

Menurut sejumlah media, penyakit pes pneumonik dikabarkan menewaskan seorang wanita berusia 28 tahun bernama Darya Shipilova, yang bekerja untuk sebuah pusat penelitian pes di daerah Irkutsk di wilayah Siberia.

Menurut beberapa sumber, Shipilova mungkin tertular penyakit pes pneumonik dari tabung reaksi yang pecah.

"Sebanyak 200 orang yang mungkin pernah berinteraksi dengannya dikarantina," kata portal berita People of Baikal dalam laporannya, dilansir dari AFP pada Selasa (6/10/2026)

Namun, pihak berwenang Rusia menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap jenazah tidak mendeteksi penyakit pes.

"Penyebab kematian adalah pneumonia dengan sumber yang tidak diketahui," kata Gubernur Irkutsk Igor Kobzev.

Menurut Kobzev, Badan Pengawas Konsumen dan Kesehatan Rusia (Rospotrebnadzor) tidak menemukan mikroorganisme yang terkait dengan pekerjaan wanita tersebut dalam sampel yang diambil.

Ia menambahkan bahwa tidak ada kasus baru di antara staf laboratorium sejak kematian wanita tersebut.

"Situasi tetap berada di bawah kendali kami dan para ahli," katanya 

 Ketika ditanya tentang situasi tersebut Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan untuk mengandalkan pernyataan resmi dari Rospotrebnadzor daripada rumor dan spekulasi.

Pes adalah penyakit yang disebabkan bakteri yang dapat terjadi dalam beberapa bentuk, termasuk pes pneumonik, yang merupakan jenis yang paling menular dan dapat ditularkan melalui pernapasan. Pes bubonik ditularkan oleh kutu yang terinfeksi.

Pes pneumonik atau paru-paru dapat berakibat fatal jika tidak diobati sejak dini, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

(Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE