Polda Metro Jaya Kerahkan 11.262 Personel, Kawal Aksi Demo Aliansi Buruh di DPR
Aksi tersebut diperkirakan dihadiri oleh 6.000 peserta.
IDXChannel—Sebanyak 11.262 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi demonstrasi yang akan dilakukan oleh sejumlah aliansi buruh di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat pada hari ini (6/10/2026).
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengatakan personel gabungan terdiri dari unsur polisi, TNI, Pemprov DKI Jakarta, dan Pamdal DPR. Aksi tersebut diperkirakan dihadiri oleh 6.000 peserta.
"Diperkirakan akan diikuti sekitar 6.000 peserta. Dalam kegiatan ini, personel gabungan pengamanan terdiri dari Polda Metro Jaya, unsur dari TNI, dari Pemprov DKI, dan pengamanan internal atau Pamdal DPR. Itu sejumlah 11.261 personel," kata Onkoseno kepada wartawan, Selasa (6/10/2026).
Selain aksi demonstrasi, Polda Metro Jaya dan jajaran juga melakukan pengamanan di sejumlah titik lainnya yang menjadi lokasi kegiatan masyarakat, termasuk kompetisi olahraga maupun kegiatan kesenian.
Menurut Onkoseno, penempatan personel dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari kawasan gedung DPR/MPR RI, titik-titik penyangga, jalur pergerakan peserta, serta lokasi yang membutuhkan pelayanan kepolisian.
Dia menegaskan, petugas selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis sesuai dengan SOP. Onkoseno juga memastikan seluruh tindakan petugas dilakukan sesuai kewenangan.
"Seluruh personel dalam pelayanan penyampaian pendapat ini juga dilarang untuk membawa senjata api, senjata tajam, maupun benda sejenis, serta menjaga sikap-sikap humanis," ujar dia.
Sementara itu, terkait rekayasa lalu lintas, Onkoseno mengatakan penerapannya dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
"Kepolisian menyiapkan pengaturan dan rekayasa secara situasional, melihat nanti dinamika kepadatan arus lalu lintas," ungkapnya.
Onkoseno mengimbau peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib, mengikuti arahan petugas, menjaga fasilitas umum, dan tidak mudah terprovokasi. Sementara masyarakat yang melintas di sekitar DPR/MPR diminta mengikuti informasi lalu lintas terkini serta arahan petugas.
(Nadya Kurnia)