News

Perusahaan Media Trump Rugi Besar pada Kuartal II-2026

Wahyu Dwi Anggoro 11/08/2026 14:50 WIB

Perusahaan media milik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencatatkan kerugian besar pada kuartal II-2026.

Perusahaan Media Trump Rugi Besar pada Kuartal II-2026. (AP)

IDXChannel - Perusahaan media milik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencatatkan kerugian besar pada kuartal II-2026.

Dilansir dari AP pada Selasa (11/8/2026), Trump Media & Technology mengumumkan rencana untuk membatasi ekspansi bisnis baru.

Perusahaan di balik platform media sosial Truth Social itu akan fokus ke bisnis intinya, yakni sebagai forum bagi pengguna untuk menyampaikan pandangan mereka.

Perusahaan mengalami kerugian sebesar USD238 juta (Rp4,2 triliun) pada April-Juni, di tengah ekspansi ke bisnis yang tidak terkait dengan media, termasuk kripto. 

Kerugian tersebut 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya. Kerugian per saham melebar menjadi 86 sen dari 8 sen.

“Kami membuat pilihan yang disiplin untuk melakukan perubahan haluan guna menginvestasikan lebih banyak waktu dan sumber daya pada inisiatif terpenting kami,” kata CEO Trump Media & Technology Kevin McGurn.

Rencana utama McGurn adalah peluncuran layanan bernama Truth API, yang menawarkan firma Wall Street akses awal ke akun Trump dan pengguna terkemuka lainnnya di Truth Social.

“Menyediakan data publik real-time berlisensi melalui API komersial adalah praktik bisnis yang mapan di seluruh industri teknologi, informasi keuangan, dan media,” katanya. 

Truth API mengenakan biaya mulai dari USD60.000 hingga100.000 per bulan. Layanan itu telah memiliki 10 pelanggan, sebagian besar adalah perusahaan perdagangan frekuensi tinggi yang membeli dan menjual dalam hitungan milidetik.

“Kita masih di tahap awal,” kata McGurn. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE