News

Perkuat Keamanan Ibu Kota, Kapolda Metro Jaya Temui Gubernur DKI Jakarta

Ari Sandita 13/10/2026 16:31 WIB

Keduanya bertemu untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan mendukung pelayanan kepada warga.

Perkuat Keamanan Ibu Kota, Kapolda Metro Jaya Temui Gubernur DKI Jakarta

IDXChannel - Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menemui Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo di Balai Kota Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Keduanya bertemu untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan mendukung pelayanan kepada warga.

Pramono menyampaikan selamat datang kepada Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya sekaligus menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian.

Dia turut menyinggung pengalaman pengamanan pertandingan Persija melawan Persib yang berjalan aman dan lancar sebagai bagian dari kerja sama dalam mendukung kegiatan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Pramono juga menyampaikan kesiapan Pemprov Jakarta mendukung program Kapolri.

Salah satu bentuk dukungan yang dibahas ialah pembebasan biaya transportasi umum bagi pencari kerja melalui layanan Transjakarta, LRT, dan MRT untuk membantu mobilitas warga dalam memperoleh pekerjaan.

Sementara itu, Komjen Pol Dadang Hartanto mengangkat semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan di Jakarta, termasuk penanganan kawasan rawan peredaran narkoba.

"Upaya tersebut menjadi tugas bersama dan tidak berhenti setelah penindakan. Pemberdayaan masyarakat perlu berjalan beriringan agar warga memperoleh dukungan untuk membangun lingkungan yang lebih aman," kata Komjen Pol Dadang, Selasa (13/10/2026).

Melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), kata Nanang, turut mendorong kolaborasi untuk membantu warga memperoleh pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja.

Pembahasan juga mencakup pemberdayaan masyarakat serta penataan kawasan permukiman yang membutuhkan perhatian agar lingkungan warga menjadi lebih layak dan nyaman.

Pembentukan karakter sejak dini turut menjadi perhatian, termasuk melalui peran polisi dalam mengajar dan memberikan edukasi di sekolah. Materinya mencakup pencegahan perundungan, pembiasaan adab dan etika di ruang publik, kepatuhan terhadap aturan, serta kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Kedua pihak juga membahas peningkatan pemanfaatan CCTV, penguatan sistem keamanan pada layanan transportasi umum untuk mengantisipasi kejahatan, serta kolaborasi dalam sistem pengamanan kota. Koordinasi tersebut diarahkan untuk mendukung keamanan warga saat beraktivitas dan menggunakan fasilitas publik.

"Keamanan tidak bisa dibangun oleh polisi sendiri. Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami ingin memperkuat pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Jakarta," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE