Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Maestro Kebudayaan
Indonesia kehilangan tokoh ekonomi kreatif yang telah memberikan kontribusi besar.
IDXChannel - Mantan Menteri Pariwisatl klo odan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra pada Sabtu (26/9/2026). Menurutnya, Indonesua kehilangan maestro budaya.
"Hari ini bangsa Indonesia kehilangan seorang tokoh nasional. Maestro kebudayaan dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga usai melayat di rumah duka di kediaman Guruh, Jalan Sriwijaya Nomor 25, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sandiaga telah mengenal sosok tersebut sejak masih kecil. Dia bahkan kerap bermain ke rumah Guruh dan mendapat wejangan ketika mulai merintis usaha.
"Bapak Guruh Soekarnoputra terkenal sebagai warga yang memberikan kontribusi positif. Dan saya waktu masih kecil sering main ke rumah ini. Dan beliau banyak memberikan wejangan saat memulai usaha, pernah juga bermitra, dan saat di pemerintah beliau juga mitra kerja kami di Komisi 10," kata dia.
Menurut Sandiaga, Indonesia kehilangan tokoh ekonomi kreatif yang telah memberikan kontribusi besar. Guruh disebutnya berperan melalui Swara Maharddhika maupun aktivitasnya di kepartaian.
"Jadi kami kehilangan tokoh ekonomi kreatif yang telah memberikan kontribusi luar biasa melalui perannya di Swara Maharddhika maupun juga di kepartaian. Kita doakan beliau husnul khotimah dan diberikan tempat di sisi terbaik Allah Subhanahu wa ta'ala," kata Sandiaga.
Sandiaga melanjutkan, Guruh rencananya dimakamkan setelah salat zuhur di TPU Karet Bivak, Jakarta. Menurutnya, pemakaman di lokasi tersebut merupakan pesan Guruh sebelum meninggal dunia.
"Rencananya nanti setelah zuhur akan dimakamkan di Karet Bivak. Dan itu sesuai pesan beliau," kata Sandiaga.
Sandiaga juga mengatakan kain yang akan digunakan dalam prosesi pemakaman telah disiapkan oleh keluarga. Ia menyebut kain tersebut merupakan kain favorit Fatmawati, ibunda Guruh.
"Tadi juga beliau sepertinya sudah menyiapkan ya, kain-kainnya yang sudah akan digunakan. Kain favorit dari Bu Fat. Tadi sudah disiapkan, kami sempat memandikan dan mendoakan," kata dia.
(Nur Ichsan Yuniarto)