News

Dampak El Nino, Tiga Kabupaten di Jateng Mengalami Kekeringan

Ari Sandita 29/09/2026 13:28 WIB

Akibatnya, tiga kabupaten di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengalami kekeringan.

Dampak El Nino, Tiga Kabupaten di Jateng Mengalami Kekeringan

IDXChannel - Musim kemarau disertai El Nino saat ini menyebabkan cadangan air tanah di beberapa daerah surut. Akibatnya, tiga kabupaten di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengalami kekeringan.

"Dari Provinsi Jawa Tengah dilaporkan hingga Senin (28/9/2026) kekeringan melanda warga Kabupaten Pati, Sragen, dan Pemalang," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (29/9/2026).

Di Pati, kata dia, sebanyak 15 desa di tujuh kecamatan terdampak kekeringan. Kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Winong, Pucakwangi, Jaken, Jakenan, Gabus, Kayen, dan Tambakromo dengan total warga terdampak sebanyak 1.131 Kepala Keluarga (KK) atau 3.896 jiwa.

Pada Senin (28/9/2026) BPBD Kabupaten Pati melakukan distribusi air bersih sebanyak 94.000 liter dengan penerima manfaat 1.001 KK (3.476 jiwa) di 11 desa.

"Di Sragen, sebanyak 12 desa di Kecamatan Gesi, Tangen, Mondokan, Jenar, dan Miri terdampak kekeringan. Warga terdampak terdata sebanyak 2.298 KK atau 7.224 jiwa. Pada Senin (28/9) BPBD Kabupaten Sragen mendistribusikan air bersih sebanyak 9 Tangki (41.000 liter)," katanya.

Di Pemalang, kata dia, sebanyak 23 desa di sembilan kecamatan terdampak kekeringan. Kecamatan terdampak adalah Kecamatan Belik, Bawang, Pulosari, Watukumpul, Bantarbolang, Randudongkal, Bodeh, Warungpring, dan Cilongok.

Warga terdampak sebanyak 10.764 KK. Pada Senin (28/9/2026) Tim BPBD Kabupaten Pemalang melakukan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki dengan kapasitas 5.000 liter dan 4.000 liter.

"Kondisi saat distribusi air bersih terpantau masyarakat antusias dan tertib saat pengambilan air. Pendistribusian air ini dapat mencukupi kebutuhan air bersih warga untuk tiga hari ke depan," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE