BPOM Telusuri Minuman Teh Kemasan yang Diduga Mengandung Bahan Asing saat Demo di HI
BPOM menerima laporan dan informasi terkait teh kemasan berbusa yang viral saat demo di Bundaran HI pada 28 Oktober 2026.
IDXChannel - Badan Pengawas Obat dan Makanan telah menerima laporan dan informasi terkait teh kemasan berbusa yang viral saat demo di Bundaran HI pada 28 Oktober 2026 kemarin.
Hal tersebut diumumkan secara resmi dalam unggahan di akun BPOM RI pada 30 Oktober 2026. Dalam unggahan itu, BPOM menuliskan bahwa pihaknya telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan terkait video viral tersebut.
“Bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. BPOM Telusuri Minuman Teh Kemasan yang Diduga Mengandung Bahan Asing,” tulis BPOM, dikutip Jumat (30/10/2026).
BPOM mengenaskan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait viralnya video teh kemasan berisi bisa itu. “BPOM telah menerima informasi terkait video minuman teh kemasan karton berbusa yang beredar di media sosial,” ujar BPOM.
Menindaklanjuti laporan itu, BPOM saat ini tengah melakukan penelusuran serta pengambilan sampel untuk diuji.
“BPOM sedang melakukan penelusuran, termasuk pengambilan dan pengujian sampel,” tutur BPOM.
Jika memang ditemukan pelanggaran, BPOM tidak segan untuk mengambil langkah pengawasan serta penindakan sesuai aturan yang berlaku. BPOM juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan selalu melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar & Kedaluwarsa) sebelum mengonsumsi pangan olahan.
“Apabila ditemukan pelanggaran, BPOM akan mengambil langkah pengawasan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Hindari mengonsumsi produk dengan kemasan rusak atau kondisi tidak wajar, serta menyampaikan pengaduan melalui 1500533 HALOBPOM,” kata BPOM.
Dalam takarir unggahannya, BPOM mengungkapkan rasa terimakasih kepada masyarakat yang telah melaporkan hal tersebut. BPOM menegaskan pihaknya akan transparan dalam mengusut hal tersebut.
“Hai #SahabatBPOM, terima kasih sudah melaporkan isu atau kejadian yang ada di tengah masyarakat. BPOM akan transparan dan akuntabel selama proses penelusuran. Jika ada temuan pelanggaran, BPOM akan tegas sesuai ketentuan. Tunggu kabar selanjutnya ya!,” kata BPOM.
Sebelumnya, beredar video di media sosial yang menunjukan sebuah teh kemasan yang berbusa dan diberikan kepada massa aksi demonstrasi di Bundaran HI pada 28 Oktober 2026 kemarin. Dalam video yang beredar nampak beberapa massa aksi menumpahkan teh tersebut dari kemasan dan nampak ada bus ayang keluar.
Dalam foto lainnya yang beredar, nampak juga ada foto saat teh kemasan tersebut dipijat dan mengeluarkan busa. Video tersebut kemudian viral dan menjadi sorotan.
(kunthi fahmar sandy)