News

BMKG Tegaskan Musim Hujan Mundur ke Desember-Februari Akibat Kuatnya El Nino

Felldy Utama 24/09/2026 17:22 WIB

Mundurnya awal musim hujan ini juga menjadi salah satu faktor yang diharapkan dapat membantu penanganan karhutla.

BMKG Tegaskan Musim Hujan Mundur ke Desember-Februari Akibat Kuatnya El Nino

IDXChannel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mengalami sedikit kemunduran akibat pengaruh fenomena El Nino yang saat ini berada dalam fase yang sangat kuat. 

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan mundurnya awal musim hujan ini juga menjadi salah satu faktor yang diharapkan dapat membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Datangnya musim hujan karena ini juga salah satu upaya apa namanya harapan kita gitu agar musim hujan segera datang. Tapi karena El Nino sekarang posisinya sangat kuat, fasenya, sehingga musim hujan di Indonesia itu akan sedikit mundur, ya." Kata Faisal di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Berdasarkan analisis BMKG, sebagian wilayah Indonesia diperkirakan baru akan memasuki musim hujan pada Oktober, khususnya di daerah-daerah yang menjadi prioritas penanganan karhutla. Wilayah tersebut meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan. 

Sementara itu, sebagian wilayah lainnya baru akan memasuki musim hujan pada November hingga Desember.

"Dan puncaknya nanti musim hujan di Desember, Januari, Februari," katanya.

Kendati demikian, kata dia, BMKG memberikan catatan khusus mengenai karakteristik musim hujan periode 2026–2027. Meskipun sifat hujan secara umum berada dalam kategori normal, durasinya diperkirakan lebih pendek dari biasanya. 

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran, terutama terkait potensi peningkatan bencana hidrometeorologi basah.

"Kita khawatirkan terkait dengan peningkatan dari bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan longsor nantinya," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE