BMKG Sebut Fenomena El Nino di Level Sangat Kuat, Awal Musim Hujan Berpotensi Mundur
BMKG mengungkapkan bahwa fenomena El Nino saat ini mencapai level sangat kuat.
IDXChannel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa fenomena El Nino saat ini mencapai level sangat kuat.
Fenomena El Nino di level sangat kuat tersebut dapat menyebabkan awal musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami kemunduran.
“Berdasarkan pemantauan terkini, El Nino saat ini masih bertahan dan telah mencapai level sangat kuat. Imbasnya, awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mundur. Potensi kekeringan masih akan berlanjut hingga Oktober mendatang, khususnya untuk wilayah Jawa, Bali, NTB, dan NTT,” tulis BMKG dikutip dari media sosial Instagram resminya @infobmkg, Kamis (8/10/2026).
BMKG melaporkan bahwa berdasarkan pemantauan terkini, El Nino saat ini masih bertahan dan telah mencapai level sangat kuat berdasarkan Indeks Nino 3,4.
Sementara itu, BMKG juga memprediksi fenomena El Nino akan berakhir pada akhir catur wulan I 2027. Namun, dampak kekeringan yang ditimbulkan diperkirakan berakhir seiring dengan dimulainya musim hujan.
“Musim hujan yang datang terlambat perlu diwaspadai karena berpotensi membuat kekeringan berlanjut hingga Oktober, seperti di wilayah Jawa, Bali, NTB, dan NTT,” ujar BMKG.
BMKG pun memetakan perkiraan awal musim hujan 2026/2027 di sejumlah wilayah Indonesia yang terbagi dalam tiga periode, yakni Oktober, November, dan Desember. Berikut rinciannya:
Oktober
Awal musim hujan diprediksi terjadi di sebagian Sumatera, sebagian Jawa Barat, sebagian Kalimantan, sebagian Sulawesi Barat, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Maluku Utara, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat, sebagian Papua, sebagian Papua Pegunungan, dan bagian timur Papua Tengah.
November
Awal musim hujan diprediksi terjadi di sebagian Sumatera, sebagian Jawa, sebagian Kalimantan, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian kecil NTT, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, bagian utara Papua Barat, dan sebagian Papua Selatan.
Desember
Awal musim hujan diprediksi terjadi di sebagian Lampung, sebagian besar Jawa, Kalimantan Selatan bagian tertentu, sebagian besar Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian besar Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, dan bagian selatan Papua Selatan.
“Seiring perkembangan kondisi iklim, BMKG akan terus memperbarui prediksi. Masyarakat diimbau selalu mengecek informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG,” tutur BMKG.
(kunthi fahmar sandy)