AS Klaim Iran Segera Kehabisan Minyak untuk Diekspor
Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent memperkirakan sisa pasokan minyak Iran akan dikirim ke China dalam dua minggu ke depan.
IDXChannel - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent memperkirakan sisa pasokan minyak Iran akan dikirim ke China dalam dua minggu ke depan.
"Mereka tidak akan memiliki apa pun lagi untuk diperdagangkan," kata Bessent dalam sebuah wawancara, dilansir dari Fox News pada Senin (28/9/2026).
Menurut Bessent, pasokan minyak Iran yang berada di laut saat ini hanya tersisa sekitar 15 juta barel. Teheran tidak bisa menambahnya karena AS memblokade pelabuhan di Negeri Mullah tersebut.
"Mungkin dalam dua minggu ke depan, mereka akan melakukan pengiriman minyak terakhir mereka ke China, dan kemudian mereka tidak akan memiliki apa pun," katanya.
Bessent mengatakan bahwa dia percaya Iran saat ini merasakan tekanan. Itu yang mendasari proposal pembukaan Selat Hormuz dari Teheran baru-baru ini.
Akhir pekan lalu, Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru Teheran. Dia mengklaim bahwa negara itu di ambang kolaps sehingga Washington tidak buru-buru untuk mencapai kesepakatan.
"Akan ada pembicaraan lanjutan dengan Iran," kata Trump dalam sebuah wawancara.
"Mereka ingin membuat kesepakatan, tetapi tawaran kemarin bukan kesepakatan yang saya inginkan. Tawaran seperti itu mungkin kita setujui setahun yang lalu," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)