AS Ancam Sanksi Bank yang Masih Berbisnis dengan Iran
Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) memberikan peringatan keras kepada lembaga finansial yang terus berbisnis dengan Iran.
IDXChannel - Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) memberikan peringatan keras kepada lembaga finansial yang terus berbisnis dengan Iran.
Dilansir dari Iran International pada Selasa (6/10/2026), mereka dapat dikenai sanksi oleh Washington tanpa pemberitahuan sebelumnya.
"Lembaga finansial asing yang terus bertransaksi dengan lembaga keuangan Iran yang dikenai sanksi dapat menjadi sasaran kapan saja tanpa pemberitahuan sebelumnya dan harus segera mengambil tindakan untuk mengakhiri aktivitas dan hubungan tersebut," kata departemen itu dalam pernyataannya.
Washington berupaya untuk memutus akses Teheran ke sistem finansial global sejak perang pecah antara kedua negara pada Februari. AS berusaha menekan Iran secara ekonomi agar mau menyerah dan berkompromi.
Iran sudah dikenai sanksi berat oleh AS sebelum perang, tetapi Washington semakin mengisolasi ekonomi Negeri Mullah itu dalam beberapa bulan ke belakang.
"Lembaga keuangan asing yang memfasilitasi akses Iran ke sistem keuangan global, termasuk dengan menyediakan layanan finansial kepada bank-bank Iran atau anak perusahaan atau cabang mereka di negara ketiga, berisiko dikenai sanksi karena beroperasi di atau mendukung sektor-sektor ekonomi Iran yang dikenai sanksi," kata departemen itu.
Bentuk sanksi yang dapat dijatuhkan antara lain larangan membuka atau memelihara rekening korespondensi AS. (Wahyu Dwi Anggoro)