MARKET NEWS

Terbaru, NICK Masuk Daftar Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi HSC

Dhera Arizona Pratiwi 23/09/2026 14:20 WIB

BEI merilis pengumuman saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration/HSC) pada PT Charnic Capital Tbk (NICK).

Terbaru, NICK Masuk Daftar Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi HSC. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis pengumuman saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration/HSC) pada PT Charnic Capital Tbk (NICK). Sehingga, NICK menjadi emiten ke-59 yang masuk ke dalam daftar tersebut.

Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (23/9/2026), saham NICK per 18 September 2026 dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 99,28 persen dari total saham.

"Berdasarkan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration) atas struktur kepemilikan Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat per tanggal 18 September 2026, saham perseroan dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 99,28 persen dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat NICK," tulis pengumuman BEI.

BEI menegaskan, pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal.

Dengan masuknya NICK, jumlah saham yang tercantum dalam Daftar Saham Terkonsentrasi Tinggi mencapai 59 emiten per 23 September 2026.

Sebelumnya, pada 21 Agustus 2026, PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) diumumkan masuk dalam daftar HSC terbaru dengan tingkat konsentrasi kepemilikan di atas 94 persen.

Berikut Daftar 59 Saham Masuk Kategori HSC per 23 September 2026:

1. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
4. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
5. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)
6. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
7. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
8. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
9. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
10. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
11. PT Mahkota Group Tbk (MGRO)
12. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU)
13. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)
14. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)
15. PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
16. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
17. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
18. PT Ekamas Muda Republik Tbk (MORA)
19. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)
20. PT Bank Permata Tbk (BNLI)
21. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)
22. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
23. PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
24. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
25. PT FAP Agri Tbk (FAPA)
26. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
27. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
28. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
29. PT Siantar Top Tbk (STTP)
30. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
31. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)
32. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
33. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)
34. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
35. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)
36. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)
37. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
38. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)
39. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)
40. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
41. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
42. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)
43. PT MD Entertainment Tbk (FILM)
44. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)
45. PT Golden Flower Tbk (POLU)
46. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)
47. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
48. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
49. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
50. PT Bank Mega Tbk (MEGA)
51. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)
52. PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)
53. PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)
54. PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) 
55. PT Steady Safe Tbk (SAFE)
56. PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP)
57. PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR)
58. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)
59. PT Charnic Capital Tbk (NICK).

(Dhera Arizona)

SHARE