MARKET NEWS

Saham Bakrie Plantations (UNSP) Keluar dari Papan FCA

Rahmat Fiansyah 23/09/2026 06:00 WIB

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dari papan pemantauan khusus.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dari papan pemantauan khusus. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dari papan pemantauan khusus. Dengan perpindahan papan itu, maka saham tersebut tidak lagi diperdagangkan dengan skema full-call auction (FCA). 

Bursa memutuskan untuk mengembalikan saham UNSP ke papan pengembangan setelah ekuitas perseroan kembali positif.

"Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 23 September 2026," kata Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar dalam pengumuman, Selasa (22/9/2026).

Sebagai informasi, saham UNSP dimasukkan ke dalam papan pemantauan khusus karena kriteria 5. Sesuai aturan Bursa, saham yang memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir bakal masuk papan FCA.

Mengacu laporan keuangan 30 Juni 2026, ekuitas UNSP negatif Rp5,53 triliun. Angka tersebut disebabkan akumulasi kerugian yang dialami perusahaan sawit milik Bakrie Group itu selama bertahun-tahun.

Perseroan kemudian melakukan penambahan modal melalui skema private placement. Pada 4 Agustus 2026, UNSP menerbitkan 14,5 miliar saham seri B dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham. Dengan demikian, UNSP meraih suntikan modal Rp4,35 triliun.

Setidaknya 11 pemegang saham yang berpartisipasi dalam private placement. Dua pihak yang menyerap terbesar yakni Poseidon Corporate Services Limited (9,46 miliar saham) dan Unbounded Opportunited Fund SPC- Alpha Investments SP (3,00 miliar saham).

Saham UNSP hingga saat ini masih disuspensi BEI dengan harga saham sebesar Rp206. Sementara nilai kapitalisasi pasar UNSP berada di level Rp3,5 triliun.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE