MARKET NEWS

Ruby Mining Tunda Akuisisi Puri Sentul (KDTN), Ini Perkembangan Terbarunya

Desi Angriani 10/10/2026 11:33 WIB

Transaksi yang akan mengubah pengendali perseroan tersebut sebelumnya ditargetkan rampung pada kuartal III-2026.

Ruby Mining Tunda Akuisisi Puri Sentul (KDTN), Ini Perkembangan Terbarunya (Foto: dok Puri Sentul)

IDXChannel - PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) mengumumkan penundaan rencana akuisisi oleh Ruby Mining (Hong Kong) Ltd hingga waktu yang belum ditentukan. 

Transaksi yang akan mengubah pengendali perseroan tersebut sebelumnya ditargetkan rampung pada kuartal III-2026.

Seiring penundaan itu, pemegang saham pengendali KDTN selaku calon penjual mengubah susunan pengurus perseroan melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). 

Dalam keterbukaan informasi Jumat (9/10/2026) disebutkan bahwa perjanjian transaksi bersyarat antara pengendali KDTN dan Ruby Mining masih berlaku tanpa perubahan.

KDTN belum merinci alasan penundaan yang dilakukan calon pembeli maupun susunan pengurus baru hasil RUPSLB tersebut.

Sebagai informasi, pemegang saham pengendali KDTN, yakni PT Putra Sakti Mandiri, PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS), dan PT Intan Perdana Sukses, berencana melepas kepemilikan saham mereka yang secara keseluruhan mencapai 86% dari modal perseroan.

Pihak pembeli dan penjual telah memulai proses negosiasi akuisisi pada 21 November 2025. Jika transaksi terealisasi, kepemilikan saham tersebut akan beralih dan mengakibatkan perubahan pengendali KDTN.

Ruby Mining (Hong Kong) Ltd berkantor di Nan On Commercial Building, Kowloon, Hong Kong, dan bergerak di bidang perdagangan.

Sementara itu, KDTN merupakan perusahaan di sektor akomodasi yang berdiri sejak 2011. Perseroan mengoperasikan sejumlah bisnis, antara lain Kedaton 8 Hotel, Kedaton 8 Express, Swiss-Belexpress Rest Area, serta restoran Fu Hotpot and Grill.

(DESI ANGRIANI)

SHARE