MARKET NEWS

Prodia (PRDA) Berencana Stock Split, Rasio Dipatok 1:5

Desi Angriani 15/10/2026 17:11 WIB

Prodia berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5.

Prodia (PRDA) Berencana Stock Split, Rasio Dipatok 1:5 (Foto: dok Prodia)

IDXChannel - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5.

Dengan rasio tersebut, nilai nominal saham PRDA akan turun dari Rp100 menjadi Rp20 per saham. Sementara itu, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat dari 937,5 juta saham menjadi 4,6875 miliar saham.

Manajemen Prodia menjelaskan, Stock split tidak mengubah nilai investasi maupun persentase kepemilikan pemegang saham. Aksi ini ditujukan untuk membuat harga saham lebih terjangkau dan mendorong aktivitas perdagangan.

"Aksi korporasi ini ditujukan untuk memangkas harga perdagangan per lot saham agar lebih terjangkau, mendorong frekuensi serta volume transaksi, sekaligus memperluas basis investor ritel di Bursa Efek Indonesia," tulis manajemen dalam keterangan resmi, Kamis (15/10/2026).

Prodia berencana meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 November 2026. Pemegang saham yang berhak menghadiri rapat tersebut adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 29 Oktober 2026.

Jika memperoleh persetujuan pemegang saham dan izin pencatatan dari BEI, perdagangan saham PRDA dengan nominal lama di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan berakhir pada 17 Desember 2026. Saham dengan nominal baru akan mulai diperdagangkan pada 18 Desember 2026.

Selain menyiapkan stock split, Prodia menjalankan program pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp150 miliar pada 20 Agustus hingga 19 November 2026.

Buyback tersebut dilakukan untuk merespons fluktuasi pasar dan mendukung stabilitas harga saham perseroan.

(DESI ANGRIANI)

SHARE