MARKET NEWS

Penjualan TRIS Tumbuh 12,2 Persen Jadi Rp1,3 Triliun hingga Kuartal III-2026

Shifa Nurhaliza Putri 08/11/2026 20:45 WIB

Berdasarkan segmen usaha, manufaktur menjadi penopang utama dengan kontribusi sebesar 66 persen terhadap total penjualan.

Penjualan TRIS Tumbuh 12,2 Persen Jadi Rp1,3 Triliun hingga Kuartal III-2026. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – PT Trisula International Tbk (TRIS) mencatatkan pertumbuhan kinerja positif hingga kuartal III-2026. Perusahaan yang bergerak di sektor tekstil dan garmen ini membukukan penjualan sebesar Rp1,3 triliun atau tumbuh 12,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Sejalan dengan itu, laba bersih perseroan meningkat 3,1 persen menjadi Rp82,7 miliar.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kontribusi positif dari sejumlah lini bisnis utama perseroan. Pasar ekspor juga masih mendominasi penjualan dan menjadi salah satu pendorong kinerja TRIS sepanjang periode tersebut. Berdasarkan segmen usaha, manufaktur menjadi penopang utama dengan kontribusi sebesar 66 persen terhadap total penjualan. Segmen ini membukukan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun atau tumbuh 10,9 persen YoY.

Kinerja positif juga dicatatkan lini bisnis distribusi yang tumbuh 32,2 persen YoY menjadi Rp317,5 miliar. Segmen ini berkontribusi sebesar 19 persen terhadap total penjualan dan menjadi kontributor terbesar kedua. Selanjutnya, lini bisnis ritel membukukan pendapatan sebesar Rp115,7 miliar, diikuti lini bisnis seragam sebesar Rp113,5 miliar. Sementara itu, lini bisnis perhotelan mencatatkan pendapatan sebesar Rp16,4 miliar.

Berdasarkan wilayah penjualan, pasar ekspor masih menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 60 persen terhadap total penjualan. Hingga kuartal III-2026, penjualan ekspor meningkat 11,4 persen YoY menjadi Rp802,2 miliar. Di sisi lain, penjualan domestik juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 13,3 persen YoY dengan nilai mencapai Rp531,2 miliar hingga September 2026.

Direktur Utama TRIS, Widjaya Djohan, mengatakan perseroan bersyukur dapat mempertahankan pertumbuhan kinerja positif hingga kuartal III-2026 di tengah dinamika pasar.

"Kami bersyukur bahwa TRIS masih dapat melanjutkan kinerja yang positif hingga kuartal III-2026, yang mencerminkan fundamental bisnis yang tetap terjaga di tengah dinamika pasar. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga menyiapkan aksi korporasi berupa pembelian saham kembali (share buyback) dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp10 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mempertahankan kepercayaan investor di tengah kondisi pasar yang fluktuatif," ujar Widjaya.

Pelaksanaan buyback tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak 3 November 2026 hingga 2 Februari 2027.

Dalam periode tersebut, perseroan berencana membeli kembali saham sebanyak-banyaknya 2 persen dari modal disetor atau setara dengan 62 juta saham. Adapun harga pembelian maksimum ditetapkan sebesar Rp165 per saham, dengan mempertimbangkan harga yang dinilai wajar bagi perseroan.

Manajemen meyakini pelaksanaan buyback tidak akan mengganggu kinerja maupun keberlangsungan operasional perseroan, seiring fundamental bisnis yang tetap terjaga.

Hal tersebut juga tercermin dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp33,2 miliar hingga kuartal III-2026. Melalui aksi korporasi ini, perseroan berharap dapat menjaga stabilitas perdagangan saham sekaligus mempertahankan kepercayaan investor di tengah dinamika pasar.

(Shifa Nurhaliza Putri)

SHARE