Morgan Stanley Borong Lagi 400 Juta Saham GOTO, Total Belanja Rp71,96 Miliar
Morgan membeli 400 juta saham GOTO di Pasar Negosiasi dengan harga Rp27 per saham.
IDXChannel - Morgan Stanley and Co International PLC kembali menambah kepemilikan sahamnya di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Kali ini, Morgan membeli 400 juta saham GOTO di Pasar Negosiasi dengan harga Rp27 per saham. Transaksi tersebut dilakukan pada 18 September 2026 dengan merogoh dana Rp10,8 miliar.
Setelah transaksi, kepemilikan Morgan Stanley di GOTO bertambah menjadi 80.939.349.984 saham atau setara dengan 7,0299 persen dari total saham perseroan. Sebelumnya, Morgan Stanley menggenggam 80.539.349.984 saham atau 6,9951 persen saham GOTO.
"Tujuan transaksi untuk investasi, dan klasifikasi saham adalah saham biasa," tulis Morgan Stanley dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (23/9/2026).
Aksi pembelian saham GOTO oleh Morgan Stanley juga dilakukan pada September 2026. Pada 7 September 2026, Morgan Stanley tercatat membeli 1.829.494.000 saham GOTO dengan harga Rp27 per saham, dengan nilai transaksi sekitar Rp49,4 miliar.
Selanjutnya, pada 11 September 2026, Morgan Stanley kembali membeli 420 juta saham GOTO dengan harga Rp28 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp11,76 miliar.
Dengan demikian, Morgan Stanley telah menggelontorkan dana sekitar Rp71,96 miliar untuk menambah kepemilikan saham GOTO melalui tiga transaksi pada September 2026.
Sebagai informasi, saham GOTO di Pasar Reguler membeku di level Rp50 sejak 13 Mei 2026. Kondisi tersebut terjadi seiring menumpuknya antrean jual pada batas harga minimum perdagangan saham di bursa yang tidak diimbangi daya beli.
Berbeda dengan pasar reguler, transaksi saham GOTO di Pasar Negosiasi berlangsung lebih aktif. Sejumlah transaksi crossing saham GOTO tercatat dilakukan di bawah level Rp50 per saham, dengan harga transaksi berada di kisaran Rp23-Rp27 per saham.
Kondisi perdagangan saham GOTO berpotensi berubah setelah BEI menghapus batas minimum harga saham Rp50 mulai 28 September 2026. Perubahan tersebut membuka ruang bagi saham GOTO untuk diperdagangkan di bawah level Rp50 di pasar reguler.
Dengan adanya perubahan batas minimum harga tersebut, pergerakan saham GOTO berpotensi menghadapi volatilitas yang lebih tinggi setelah aturan baru berlaku.
(DESI ANGRIANI)