Mau Stock Split 1:2, Segini Harga Teoritis Saham PBSA
Harga Teoritis saham PBSA yang dicantumkan di JATS untuk Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 14 Oktober 2026 menjadi Rp422 per saham.
IDXChannel - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) siap mengeksekusi pemecahan nilai saham atau stock split dengan rasio 1:2.
Berdasarkan pengumuman Bursa, Rabu (14/10/2026), harga saham PBSA pada saat akhir Cum di Pasar Reguler 13 Oktober 2026, dengan nilai nominal lama Rp50 per saham tercatat pada harga Rp845.
Dengan demikian, harga teoretis untuk pedoman tawar menawar dan perhitungan Indeks Harga Saham di Bursa Efek Indonesia dan Indeks Harga Saham (IHS) Individual PBSA dengan nilai nominal baru Rp25 per saham ditetapkan berdasarkan formula sebagai berikut:
Harga teoritis = 1x845/2= Rp422,5
Harga Teoritis saham PBSA yang dicantumkan di JATS untuk Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 14 Oktober 2026 disesuaikan dengan fraksi harga menjadi Rp422 per saham.
Dengan demikian, penyesuaian harga dasar untuk perhitungan IHS Individual saham PBSA ditetapkan berdasarkan formula sebagai berikut:
Harga Dasar Baru = 422/845 x 601,6 = 300,444
Hingga penutupan perdagangan Rabu (14/10/2026), saham PBSA anjlok 9 persen ke Rp384 dengan mencatatkan transaksi Rp3,6 miliar dengan volume 9,3 miliar saham.
Adapun setelah stock split, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh PBSA meningkat dari 3 miliar saham menjadi 6 miliar saham.
Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pelaksanaan stock split akan mengacu pada saldo saham PBSA di masing-masing subrekening efek berdasarkan daftar pemegang saham pada 15 Oktober 2026.
Selanjutnya pada 16 Oktober 2026, saham hasil stock split akan didistribusikan melalui subrekening efek masing-masing pemegang saham di KSEI.
(DESI ANGRIANI)