MARKET NEWS

Laba Usaha Repower Asia (REAL) Melonjak 626 Persen hingga Kuartal III-2026

Rohman Wibowo 02/11/2026 11:00 WIB

Ral mencatatkan peningkatan laba usaha sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan dan kenaikan beban usaha.

Laba Usaha Repower Asia (REAL) Melonjak 626 Persen hingga Kuartal III-2026. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel - PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) mencatatkan peningkatan laba usaha sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan dan kenaikan beban usaha yang relatif terbatas.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2026, REAL membukukan laba usaha sebesar Rp660,73 juta, melonjak 626 persen dibandingkan Rp90,98 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi pendapatan, emiten properti tersebut mencatatkan penjualan sebesar Rp9,24 miliar hingga kuartal III-2026. Angka ini meningkat 23,8 persen dibandingkan Rp7,46 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba kotor perseroan naik sekitar 19 persen secara tahunan menjadi Rp3,98 miliar.

Peningkatan laba usaha tersebut turut didukung oleh pengendalian beban operasional. Total beban usaha REAL tercatat sebesar Rp3,32 miliar, naik sekitar 2 persen dibandingkan Rp3,25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut mendorong margin laba usaha perseroan meningkat dari sekitar 1,22 persen menjadi 7,15 persen pada kuartal III-2026. Kenaikan margin ini mencerminkan peningkatan kemampuan perseroan dalam menghasilkan laba operasional di tengah pertumbuhan pendapatan.

Direktur REAL Sjafardamsyah mengatakan, perbaikan kinerja operasional sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dan pengelolaan beban usaha yang lebih terjaga.

"Kami melihat adanya perbaikan kinerja operasional seiring dengan pertumbuhan pendapatan dan pengelolaan beban usaha yang lebih terjaga. Ke depan, perseroan akan terus berupaya meningkatkan efektivitas operasional, mengoptimalkan potensi bisnis yang dimiliki, serta mengembangkan peluang usaha baru untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham," ujar Sjafardamsyah dalam keterangan resmi, Senin (2/11/2026).

Sementara itu, laba bersih REAL tercatat sebesar Rp409,89 juta hingga September 2026, meningkat tipis dibandingkan Rp397,99 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan demikian, pertumbuhan laba bersih perseroan masih lebih terbatas dibandingkan kenaikan laba usaha. Meski demikian, peningkatan margin operasional menunjukkan adanya perbaikan pada efisiensi kegiatan usaha selama periode tersebut.

Ke depan, kinerja REAL akan dipengaruhi oleh kemampuan perseroan menjaga pertumbuhan pendapatan dan mengendalikan beban usaha, serta merealisasikan peluang pengembangan bisnis. Konsistensi pada aspek tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan keberlanjutan perbaikan kinerja operasional perseroan.

(Shifa Nurhaliza Putri)

SHARE