MARKET NEWS

Laba Bersih PANI Melesat 145 Persen Jadi Rp1,9 Triliun, Ini Penopangnya

Dhera Arizona Pratiwi 30/10/2026 17:25 WIB

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp1,9 triliun hingga kuartal III-2026.

Laba Bersih PANI Melesat 145 Persen Jadi Rp1,9 Triliun, Ini Penopangnya. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Emiten pengembang properti Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp1,9 triliun hingga kuartal III-2026, meningkat 145 persen YoY.

Sejalan dengan hal tersebut, pendapatan usaha yang berhasil diraup perseroan sebesar Rp3,7 triliun, meningkat 19 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Kinerja keuangan PANI terutama ditopang oleh serah terima lahan komersial (commercial land plots) di kawasan CBD PIK2, yang mencakup sekitar 60 persen dari total pendapatan perusahaan," ujar Presiden Direktur PANI Sugianto Kusuma dalam keterbukaan informasi, Jumat (30/10/2026).

Sementara itu, segmen residensial berkontribusi sebesar 21 persen terhadap total pendapatan. Serah terima unit pada segmen ini meliputi Manhattan Residence, Rumah Milenial, Permata Hijau Residence, Bukit Nirmala, Pantai Bukit Villa, Pasir Putih Residence, Sapporo Residence, Pasadena Spring, dan Ilona @Pasadena Hills.

Menurutnya, segmen komersial mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8 persen YoY dengan kontribusi terhadap pendapatan total sebesar 16 persen. Serah terima produk komersial meliputi SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, Rukan Asia Afrika, Rukan Pasadena Walk, Rukan Little Siam, dan Rukan Marina Bay. 

Serah terima pada segmen residensial maupun komersial seluruhnya mencakup proyek-proyek yang berlokasi di kawasan PIK2, Kabupaten Tangerang, Banten.

Selanjutnya, kata dia, total aset PANI konsisten meningkat menjadi Rp51,1 triliun, naik dari posisi Rp50,6 triliun per 31 Desember 2025. Aset ini menjadi modal utama perseroan dalam mendanai operasional dan kelanjutan mega proyek perkotaan terpadu di kawasan PIK2.

Di periode yang sama total liabilitas berhasil ditekan turun menjadi Rp16,9 triliun, lebih rendah sekitar 10,4 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2025 yang sebesar Rp18,9 triliun.

"Penurunan kewajiban ini dipicu oleh realisasi serah terima produk properti kepada konsumen yang berjalan lancar," ujar dia.

Saat ini, PANI mengelola total cadangan lahan seluas 1.828 ha melalui 12 entitas anak, dengan total nilai persediaan sebesar Rp38,3 triliun. Didukung hal tersebut, PANI berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan dan terus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Kondisi keuangan kuartal III cukup solid dan kami terus menjalankan kegiatan usaha secara konsisten, tidak ada perubahan signifikan namun kami berusaha beradaptasi dengan perkembangan pasar dan perubahan kondisi ekonomi yang terjadi. Fokus kami tetap pada pengembangan PIK2 sebagai kawasan terpadu yang dapat mendukung aktivitas ekonomi dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan,” kata Sugianto.

Dia mengungkapkan, strategi pengembangan PIK2 dilakukan melalui peningkatan konektivitas kawasan melalui Tol Kataraja yang telah beroperasi parsial sejak tahun lalu serta kehadiran Nusantara International Convention Exhibition (NICE) turut mendorong aktivitas MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions) di PIK2.

"Sebagai pengembang kawasan PIK2, kami optimistis akan potensi pertumbuhan aktivitas di kawasan PIK2, dan kami lanjutkan pembangunan Hilton Hotel PIK2, hotel bintang lima setinggi 20 lantai dan 271 kamar yang diperkirakan mulai beroperasi pada semester kedua tahun 2027,” katanya.

Didukung konektivitas prima menuju Bandara Soekarno-Hatta via Tol Kataraja, PANI terus berinovasi menghadirkan kawasan hunian dan komersial modern yang adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Pertumbuhan kawasan yang pesat serta portofolio proyek yang solid menjadikan PANI sebagai pilihan investasi jangka panjang yang menjanjikan, baik bagi investor ritel maupun institusi, lokal hingga mancanegara.

(Dhera Arizona)

SHARE