Jababeka (KIJA) Akuisisi Kawasan Industri Seafer Rp340,86 Miliar
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mengakuisisi Kawasan Industri Seafer di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah senilai Rp340,83 miliar.
IDXChannel - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mengakuisisi Kawasan Industri Seafer di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah senilai Rp340,83 miliar. Langkah strategis tersebut semakin memperluas cadangan lahan (landbank) perseroan di kawasan yang sama.
Jababeka melalui anak usahanya, PT Indocargomas Persada (IP) menandantangani Akta Jual Beli (AJB) dengan PT Kawasan Industri Seafer (KIS) pada 1 Oktober 2026. IP merupakan anak usaha yang 100 persen sahamnya dimiliki perseroan, baik langsung maupun tidak langsung.
Berdasarkan AJB itu, IP membeli dan mengambil alih 340.863.090 saham KIS senilai Rp340,86 miliar, yang mewakili 51 persen dari total modal ditempatkan dan disetor KIS dari PT Seafer Lumina Capital (SLC), pemegang saham KIS.
Dengan demikian, pascatransaksi, SLC yang dimiliki oleh keluarga Soedarwo tetap menggenggam 327.495.910 saham KIS, yang mewakili 49 persen dari seluruh saham ditempatkan dan disetor KIS.
"Dengan dilaksanakannya transaksi tersebut, IP menjadi pemegang saham pengendali KIS sebesar 51 persen," kata Corporate Secretary PT Kawasan Industri Jababeka Tbk, Budianto Liman dikutip Minggu (4/10/2026).
Budianto menjelaskan, alasan perseroan mengambil alih saham KIS merupakan bagian dari strategi untuk memperluas dan mengembangkan bisnis kawasan industri di Jawa Tengah. Dengan akuisisi tersebut diharapkan dapat memberikan peluang bagi perseroan meningkatkan skala dan potensi usaha kawasan industri.
"Transaksi ini memberikan perseroan, melalui IP, akses terhadap landbank KIS dengan luas sekitar 500,24 hektare (ha) yang berlokasi di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah," katanya.
Sebagai informasi, Jababeka sebelumnya telah menguasai kawasan industri seluas lebih dari 2.000 ha di sisi barat Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, tepatnya di Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong dekat perbatasan Kota Semarang. Perseroan mengelolanya bersama Sembcorp, BUMN Singapura.
Sementara, Kawasan Industri Seafer berlokasi di area utara dekat pesisir di Kecamatan Patebon, sekitar 15-20 kilometer dari kawasan industri perseroan. KIS memiliki kawasan industri yang diperuntukkan bagi sejumlah industri mulai logistik, kendaraan listrik, hingga data center.
(Rahmat Fiansyah)