Harga CPO Naik, Prospek B50 dan Risiko El Nino Jadi Penopang
Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat pada perdagangan Kamis (17/9/2026), melanjutkan penguatan setelah perdagangan kembali dibuka usai libur.
IDXChannel – Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat pada perdagangan Kamis (17/9/2026), melanjutkan penguatan setelah perdagangan kembali dibuka usai libur.
Kontrak berjangka (futures) CPO naik 0,90 persen menjadi 4.928 ringgit Malaysia per ton.
Sentimen pasar ditopang pelemahan ringgit dan ekspektasi pengetatan pasokan.
Kebijakan biodiesel B50 Indonesia yang diproyeksikan mengalihkan lebih banyak minyak sawit untuk kebutuhan domestik turut menjadi katalis, sementara risiko El Nino membayangi produksi di Indonesia dan Malaysia.
Harga minyak mentah yang bertahan di atas USD100 per barel juga meningkatkan daya tarik CPO sebagai bahan baku biodiesel.
Melansir dari Trading Economics, di India, konsumen CPO terbesar di dunia, impor minyak sawit pada Agustus naik 7 persen secara bulanan menjadi 782.761 ton.
Angka tersebut merupakan level tertinggi sejak Februari, seiring para pengilang kembali mengisi stok menjelang musim festival yang berlangsung pada Agustus hingga November.
Sementara itu, Malaysia menaikkan harga referensi CPO untuk Oktober, dengan bea keluar tetap dipertahankan sebesar 10 persen.
Namun, penguatan harga CPO tertahan oleh lemahnya ekspor.
Perusahaan survei kargo memperkirakan pengiriman produk minyak sawit Malaysia turun antara 17,8 persen hingga 25,6 persen pada paruh pertama September dibandingkan periode yang sama pada Agustus. (Aldo Fernando)