Harga CPO Jatuh 2 Persen, Terseret Pelemahan Minyak Kedelai
Harga minyak sawit mentah (CPO) merosot pada perdagangan Jumat (6/11/2026), tertekan penurunan harga minyak kedelai di pasar global.
IDXChannel – Harga minyak sawit mentah (CPO) merosot pada perdagangan Jumat (6/11/2026), tertekan penurunan harga minyak kedelai di pasar global.
Kontrak berjangka (futures) CPO untuk pengiriman Januari di Bursa Malaysia Derivatives turun 2,03 persen menjadi 4.288 ringgit per ton pada pukul 14.52 WIB.
Trader di perusahaan perdagangan Iceberg X Sdn Bhd yang berbasis di Kuala Lumpur, David Ng, mengatakan penurunan harga minyak kedelai menjadi faktor yang membebani perdagangan CPO.
Mengutip Reuters, di bursa Dalian, kontrak minyak kedelai paling aktif turun 1,41 persen, sedangkan kontrak minyak sawit melemah 2,41 persen.
Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) terkoreksi 0,58 persen.
Harga CPO cenderung mengikuti pergerakan minyak nabati pesaingnya karena kedua komoditas tersebut bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.
Di sisi lain, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari menguat 1,52 persen menjadi USD99,78 per barel pada pukul 12.55 WIB.
Penguatan minyak mentah dapat membuat minyak sawit lebih menarik sebagai bahan baku biodiesel.
Dari sisi mata uang, ringgit Malaysia melemah 0,32 persen terhadap dolar AS. Kondisi ini membuat CPO lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing, sehingga berpotensi menopang permintaan. (Aldo Fernando)