MARKET NEWS

GOTO Tanggapi Eksklusi dari Indeks MSCI, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Aldo Fernando 13/08/2026 10:50 WIB

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menanggapi keputusan MSCI yang mengeluarkan saham perseroan dari MSCI Indonesia Investable Market Index (IMI).

GOTO Tanggapi Eksklusi dari Indeks MSCI, Sebut Keputusan Bersifat Teknis. (Foto: GoTo)

IDXChannel – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menanggapi keputusan MSCI yang mengeluarkan saham perseroan dari MSCI Indonesia Investable Market Index (IMI).

Head of Corporate Affairs GoTo Audrey Petriny mengatakan keputusan tersebut merupakan kabar yang kurang menyenangkan bagi pemegang saham.

Namun, menurutnya, keputusan MSCI bersifat teknis dan tidak berkaitan dengan kinerja perseroan.

“Keputusan ini murni bersifat teknis, menyusul harga saham GoTo yang berada di level terendah Rp50 dan diikuti dengan volume perdagangan yang rendah dan tidak disebabkan oleh kinerja Perseroan,” ujar Audrey, dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).

MSCI sebelumnya menyatakan mengeluarkan GOTO dari MSCI Indonesia IMI dengan menggunakan harga sistem terendah.

Langkah tersebut diambil karena adanya potensi masalah replikasi indeks akibat likuiditas saham GOTO yang sangat rendah.

Kondisi tersebut terjadi setelah harga minimum saham GOTO yang dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditetapkan sebesar Rp50 per saham sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.

Di tengah keputusan tersebut, GoTo menegaskan kinerja operasional perseroan tetap menunjukkan perkembangan positif.

“Kinerja kami di kuartal kedua justru mencatatkan laba bersih dua kuartal berturut-turut, dengan laba bersih mencapai Rp252 miliar dan pendapatan bersih sebesar Rp5,7 triliun,” kata Audrey.

Dia menambahkan, “EBITDA Grup yang disesuaikan juga meningkat hingga menembus angka Rp1 triliun untuk pertama kalinya dan tetap on-track untuk mencapai pedoman kinerja tahunan kami dengan EBITDA Grup yang disesuaikan Rp3,2-Rp3,4 triliun.”

Dalam keputusan review indeks terbarunya, MSCI tidak menambahkan saham Indonesia ke dalam MSCI Global Standard Indexes.

Sebaliknya, saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun kelas ke Global Small Cap Indexes, sedangkan GOTO dikeluarkan dari MSCI Indonesia IMI.

MSCI juga menghapus sembilan saham Indonesia dari Global Small Cap Indexes. Seluruh perubahan tersebut berlaku efektif setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026.

GoTo menyatakan akan terus berkomunikasi dengan MSCI sembari mempertahankan fokus pada kinerja bisnis.

“Keputusan peninjauan indeks dilakukan secara berkala dan kami akan terus menjalin dialog aktif dengan MSCI. Sementara itu, kami akan tetap fokus mengelola bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham,” ujar Audrey.

Pada Kamis (13/8), hingga pukul 10.45 WIB, saham GOTO diperdagangkan di level Rp50 per unit, tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya. Nilai transaksi mencapai Rp495,27 juta, dengan antrean jual di harga Rp50 mencapai 248,27 juta lot. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

SHARE