MARKET NEWS

Gandeng Omada, Anak Usaha Sarana Menara (TOWR) Jajaki Bisnis Wifi Generasi Baru

Taufan Sukma Abdi Putra 15/09/2026 20:29 WIB

Omada memberikan akses bagi Varnion terhadap perangkat terbaru dan dukungan langsung dari tim pengembangannya.

Gandeng Omada, Anak Usaha Sarana Menara (TOWR) Jajaki Bisnis Wifi Generasi Baru (foto: iNews Media Grup)

IDXChannel - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui salah satu anak usahanya, yaitu PT Varnion Technology Semesta (Varnion) resmi berkolaborasi dengan Omada by TP-Link dalam menggarap peluang bisnis baru di segmen jaringan nirkabel (wifi) generasi terbaru.

Melalui pengembangan solusi konektivitas lewat teknologi yang disebut sebagai Wi-Fi 8 tersebut, kedua pihak berupaya memperkuat kinerja bisnis masing-masing, terutama di sektor hospitality dan enterprise di Indonesia.

Jalinan kolaborasi tersebut kemudian disahkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) oleh kedua pihak, bersamaan dangan rangkaian acara pengenalan teknologi Wi-Fi 8 di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Kolaborasi ini membuka ruang bagi kami untuk mengevaluasi teknologi berdasarkan kebutuhan operasional pelanggan dan mengintegrasikannya dengan ekosistem aplikasi Varnion," ujar Founder & President Director Varnion, Alexander Budiman, dalam keterangan resminya, Selasa (15/9/2026).

Lewat jalinan kolaborasi ini, menurut Alexander, pihaknya dapat memperoleh akses terhadap perangkat terbaru serta dukungan dari tim pengembangan Omada untuk mendukung riset, pengujian, dan pengembangan produk serta layanan. 

Hal ini, dikatakan Alexander, sejalan dengan posisi Varnion sebagai perusahaan teknologi yang bertumpu pada riset dan pengembangan, sehingga membutuhkan mitra yang dapat mendukung proses inovasi yang dilakukan.

Dalam hal ini, Omada memberikan akses bagi Varnion terhadap perangkat terbaru dan dukungan langsung dari tim pengembangannya.

"Hal ini memungkinkan kami menguji teknologi, memberikan masukan dari pengalaman implementasi di lapangan, serta mengembangkan produk dan layanan yang semakin relevan bagi pelanggan di Indonesia," ujar Alexander.

Sementara, bagi pihak Omada, inovasi bukan hanya tentang menghadirkan teknologi terbaru, namun juga bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi bisnis.

Karenanya, langkah kolaboratif bersama Varnion menjadi kesempatan untuk menggabungkan kemampuan teknologi Omada dengan pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan di lapangan, sehingga solusi yang dikembangkan dapat memberikan nilai yang lebih besar.

Wi-Fi 8, yang sedang dikembangkan melalui standar IEEE 802.11bn, mengusung pendekatan Ultra High Reliability (UHR), di mana fokusnya yaitu meningkatkan keandalan dan konsistensi koneksi, terutama pada lingkungan dengan kepadatan perangkat tinggi, interferensi antarsinyal, dan pengguna yang terus bergerak.

"Arah pengembangannya mencakup Coordinated Spatial Reuse, yang memungkinkan koordinasi penggunaan spektrum dan daya pancar antar-access point, serta Coordinated Beamforming, yang mengoordinasikan pembentukan pancaran sinyal untuk mengurangi interferensi terhadap perangkat lain," ujar Director TP-Link Indonesia, Jimmy Gu, dalam kesempatan yang sama.

Menurut Gu, langkah pengembangan Wi-Fi 8 juga diarahkan untuk menekan lonjakan latensi, mengurangi kehilangan paket data, serta memperlancar perpindahan koneksi antar-access point atau roaming.

Bagi Omada, kualitas jaringan harus dirasakan sampai ke perangkat pelanggan. Di tengah penggunaan spektrum frekuensi yang semakin padat, koneksi perlu tetap stabil ketika banyak perangkat aktif bersamaan, saat pengguna berada di batas jangkauan sinyal, maupun ketika berpindah lokasi.

Keandalan tersebut semakin dibutuhkan untuk mendukung komunikasi video, aplikasi cloud, perangkat IoT, serta layanan berbasis AI yang bergantung pada pertukaran data secara responsif.

Di lingkungan hotel, kualitas koneksi turut menentukan pengalaman tamu, sementara di perusahaan, konsistensi jaringan mendukung produktivitas dan kelancaran operasional.

"Sebagai ISP with Application-Based Solutions, Varnion mengembangkan konektivitas dan aplikasi sebagai satu ekosistem layanan," ujar Alexander.

Pendekatan ini, dikatakan Alexander, coba diwujudkan melalui CloudOne, termasuk Megalos untuk pengelolaan konektivitas, Keponet untuk koordinasi pekerjaan operasional, serta Vlepo untuk layanan TV dan pengalaman digital tamu.

Tujuannya adalah untuk menerjemahkan perkembangan teknologi menjadi manfaat nyata bagi pelanggan.

Dalam hal ini, dukungan Omada disebut Alexander memperkuat kemampuan riset Perseroan untuk menghadirkan jaringan yang andal, aplikasi yang terintegrasi, dan layanan yang membantu pelanggan menjalankan bisnisnya dengan lebih baik.

"Dengan semangat Beyond Speed, Toward Reliability, kolaborasi ini menjadi langkah kami dalam mempersiapkan layanan generasi berikutnya. Penerapan teknologi Wi-Fi 8 akan mengikuti perkembangan standar, kesiapan perangkat, serta hasil evaluasi teknis sesuai kebutuhan pelanggan," ujar Alexander.

(taufan sukma)

SHARE