ENRG Rights Issue Rasio 2:1, BEI Umumkan Harga Teoretis Sahamnya Segini
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan harga teoretis saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan harga teoretis saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) usai resmi mengumumkan rencana Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Hal itu tertuang dalam Pengumuman BEI No. Peng-00187/BEI.POP/10-2026 terkait Harga Teoretis Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Dilansir dari keterbukaan informasi, Minggu (4/10/2026), rasio HMETD ENRG adalah 2:1 untuk saham. Artinya, setiap pemegang 2 saham lama ENRG mempunyai 1 HMETD untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp310 per saham.
Harga saham ENRG pada saat akhir Cum di Pasar Reguler pada 2 Oktober 2026 tercatat pada harga Rp1.440, dengan demikian harga teoretis untuk pedoman tawar menawar dan penghitungan Indeks Harga Saham BEI serta Indeks Harga Saham Individual ditetapkan berdasarkan formula sebagai berikut:
Harga Teoretis = (Rp1.440 x 2) + (Rp310 x 1) / 2 + 1 = Rp1.063,333
Sehingga, harga teoretis saham ENRG yang dicantumkan di JATS untuk Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 5 Oktober 2026 disesuaikan dengan fraksi harga menjadi Rp1.065.
Penyesuaian Harga Dasar untuk penghitungan Indeks Harga Saham Individual ENRG ditetapkan
berdasarkan formula sebagai berikut:
Harga Dasar Baru = 1.065 / 1.440 x 1.199,432 = 887,080.
Sebagai informasi, ENRG berencana menerbitkan 13,28 miliar saham baru seri B dengan harga pelaksanaan Rp310 dan rasio 1:2. Dengan begitu, perusahaan migas milik keluarga Bakrie itu berpotensi meraih dana hingga Rp4,12 triliun.
Rencana penggunaan dana hasil rights issue, yakni sebesar 54,8 persen akan dipinjamkan kepada EMP Bentu untuk pengeboran 9 sumur, 16,1 persen dipinjamkan kepada EMP Inc. untuk pembangunan pipa penyaluran gas dan modal kerja.
Kemudian 13,5 persen akan dipinjaman kepada PT Imbang Tata Alam (ITA) untuk pelaksanaan Pilot Enhanced Oil Recovery (EOR) di Lapangan Malibur dan sisanya dipinjamkan kepada sejumlah anak usaha lain untuk pengeboran, pemeliharaan, dan pembangunan berbagai fasilitas.
Periode perdagangan dan pelaksanaan rights issue berlangsung pada 8-21 Oktober 2026.
(Dhera Arizona)