MARKET NEWS

Dow Jones Melesat, Sektor Kesehatan Pimpin Penguatan Indeks Utama Wall Street

Dhera Arizona Pratiwi 21/10/2026 06:05 WIB

Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Selasa (20/10/2026), dengan indeks Dow Jones Industrial Average naik 1 persen mengungguli indeks acuan S&P 500.

Dow Jones Melesat, Sektor Kesehatan Pimpin Penguatan Indeks Utama Wall Street. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Selasa (20/10/2026), waktu setempat, dengan indeks Dow Jones Industrial Average naik 1 persen mengungguli indeks acuan S&P 500. Sektor kesehatan menjadi pendorong terbesar bagi Wall Street, sementara sektor teknologi justru menjadi penghambat utama.

Dilansir dari Reuters, Rabu (21/10/2026), Dow Jones Industrial Average naik 529,85 poin atau 1,02 persen menjadi 52.495,88, S&P 500 menguat 21,84 poin atau 0,28 persen ke level 7.712,57, dan Nasdaq Composite turun 6,07 poin atau 0,02 persen menjadi 26.424,82.

Sektor kesehatan memimpin kenaikan di antara 11 indeks sektor utama S&P 500, bahkan mencapai rekor tertinggi. Eli Lilly menjadi penyumbang poin indeks terbesar bagi S&P 500, sementara UnitedHealth, Merck & Co, Johnson & Johnson, dan Amgen turut mendorong indeks saham unggulan (blue-chip) Dow Jones.

Penurunan pada saham-saham berkapitalisasi pasar sangat besar (megacap) menekan sektor layanan komunikasi. Saham sektor energi mencatatkan kinerja yang lebih lemah seiring dengan turunnya harga minyak setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima bulan.

Para pelaku pasar minyak mencermati pertemuan antara Presiden Iran dan kepala angkatan darat Pakistan, yang mana keduanya berperan sebagai mediator antara AS dan Iran, di tengah serangan kelompok Houthi terhadap infrastruktur Arab Saudi serta laporan mengenai serangan terhadap kapal-kapal di kawasan Teluk.

Meskipun sektor teknologi yang berbobot besar melemah 0,3 persen, sektor ini sempat bangkit pada Senin setelah aksi jual pekan lalu. Saat itu, investor sempat khawatir mengenai tingginya biaya pengeluaran dan pendanaan untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).

"Investor ekuitas masih agak skeptis terhadap tren investasi AI dan kemampuan perusahaan-perusahaan tersebut dalam memonetisasi investasi mereka. Oleh karena itu, terjadi pergeseran alokasi dana ke sektor lain di pasar," ujar Kepala Investasi Plante Moran Financial Advisors Jim Baird.

"Investor sedang mencari peluang lain di luar sektor teknologi, dan sektor kesehatan menjadi salah satu yang diuntungkan dari pergeseran tersebut," katanya.

Indeks nilai (value index) S&P 500 naik 0,9 persen, sementara indeks pertumbuhan (growth index) S&P 500 justru turun 0,2 persen. Indeks Russell 2000 yang mencakup perusahaan berkapitalisasi kecil ditutup naik 1,7 persen.

Dengan kenaikan 1 persen, sektor jasa keuangan menjadi penyumbang poin terbesar kedua bagi indeks S&P 500. Sektor-sektor defensif juga mencatatkan kinerja yang lebih baik, di mana sektor real estat naik 1,7 persen dan sektor utilitas menguat 1,2 persen.

Penurunan sebesar 1,7 persen pada saham Netflix, 1,6 persen pada Meta (META.O), dan 1 persen pada perusahaan induk Google, Alphabet (GOOGL.O), menyebabkan indeks sektor layanan komunikasi turun 0,9 persen.

SpaceX (SPCX.O) melaporkan laba kuartal ketiga setelah penutupan pasar yang melampaui ekspektasi, sehingga mendorong kenaikan sahamnya sebesar 4 persen dalam perdagangan akhir.

Netflix (NFLX.O) mengeluarkan proyeksi laba kuartal keempat yang lebih lemah dari perkiraan setelah penutupan pasar, yang menyebabkan sahamnya turun 6 persen.

Meta dan Tesla (TSLA.O) dijadwalkan untuk melaporkan kinerja mereka pada hari Rabu. Saham General Motors (GM.N) anjlok 6,8 persen setelah produsen mobil tersebut mengisyaratkan adanya tekanan dalam beberapa bulan mendatang akibat kenaikan biaya komoditas dan penurunan penjualan truk.

Saham 3M (MMM.N) naik 5,8 persen setelah perusahaan tersebut menyatakan akan memperluas kemitraan pusat datanya dengan Amazon (AMZN.O) dan menerbitkan waran kepada anak perusahaan Amazon untuk membeli saham biasa 3M senilai lebih dari USD521 juta. Konglomerat industri ini juga menaikkan proyeksi laba setahun penuhnya.

Perusahaan pelaporan kredit Equifax (EFX.N) melonjak 11,3 persen setelah melaporkan laba kuartal ketiga yang melampaui estimasi analis. Saham Hasbro (HAS.O) melesat 11,2 persen setelah produsen mainan tersebut menaikkan proyeksi setahun penuh untuk pendapatan secara keseluruhan maupun bisnis permainan digitalnya.

Di bursa NYSE, jumlah saham yang naik melampaui jumlah saham yang turun dengan rasio 2,04 banding 1; tercatat 114 saham mencapai level tertinggi baru dan 236 saham mencapai level terendah baru.

Di bursa Nasdaq, 3.245 saham mengalami kenaikan sementara 1.608 saham mengalami penurunan, dengan rasio saham yang naik terhadap saham yang turun sebesar 2,02 banding 1.

Indeks S&P 500 mencatat 22 level tertinggi baru dalam 52 minggu terakhir dan satu level terendah baru, sementara indeks Nasdaq Composite mencatat 46 level tertinggi baru dan 266 level terendah baru.

Di bursa-bursa AS, volume perdagangan mencapai 15,91 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 17,15 miliar saham selama 20 sesi terakhir.

(Dhera Arizona)

SHARE