MARKET NEWS

Danantara (DAM) Jadi Pemegang Saham GMFI, Siap Disetorkan ke Garuda (GIAA)

Rahmat Fiansyah 05/11/2026 10:50 WIB

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membuka opsi rights issue seiring rencana rencana inbreng saham PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI).

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membuka opsi rights issue seiring rencana rencana inbreng saham GMFI. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membuka opsi rights issue seiring rencana pemegang saham utama, PT Danantara Asset Management (DAM) untuk melakukan inbreng saham PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) seusai mendapatkannya melalui proses yang melibatkan InJourney.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Rabu (4/11/2026), Danantara akan menyetorkan saham 65,77 persen saham GMFI kepada Garuda Indonesia. 

"Objek penyetoran modal dalam bentuk selain uang (inbreng) pada PMHMETD II perseroan adalah 82,1 juta saham seri B GMFI atau sebesar 65,77 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor GMFI," tulis perseroan dikutip Kamis (5/11/2026).

Inbreng saham GMFI merupakan bagian dari proses restrukturisasi dan penyehatan Garuda Indonesia. Pada tahap awal, PT Angkasa Pura Indonesia (API) atau InJourney Airports, anak usaha InJourney telah melakukan inbreng lahan kepada GMFI. Dari situ, API menggenggam 82,1 miliar saham seri B GMFI

Kemudian API mengalihkan seluruh saham GMFI kepada inJourney dalam bentuk dividen non-tunai (dividend in specie). Lalu inJourney mengalihkan sahamnya kepada DAM melalui mekanisme serupa. Dengan begitu, terhitung 2 November 2026, DAM secara efektif menjadi pengendali GMFI.

Dalam aksi korporasi ini, Garuda akan menerbitkan maksimal 248,75 miliar saham seri E dengan nilai nominal Rp25 per saham. Harga transaksi diperkirakan berada di kisaran Rp58-Rp68, sedangkan harga final akan diumumkan kemudian dalam prospektus. 

Perseroan berharap pemegang saham lainnya untuk mengikuti aksi korporasi ini. Bagi pemegang saham yang tidak menggunakan haknya, maka kepemilikannya akan terdilusi hingga 37,92 persen.

Garuda menyatakan inbreng saham GMFI diyakini memperkuat pengendalian perseroan atas GMFI. Saat ini, Garuda memiliki 27,436 persen saham GMFI, sehingga nantinya perseroan akan memiliki 93,203 persen saham GMFI pascainbreng.

Selain itu, inbreng saham GMFI juga diyakini akan memperkuat kinerja konsolidasi grup Garuda. Perseroan akan memperkuat sinergi antara aktivitas bisnis penerbangan dengan kegiatan maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat yang dijalankan oleh GMFI.

Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh KJPP Areyanti Zainab dan Rekan, nilai pasar GMFI dengan menggunakan pendekatan pasar sebesar USD1,26 miliar dan pendekatan pendapatan USD151,98 juta. Dengan mempertimbangkan kombinasi 70 persen pendekatan pendapatan dan 30 persen pendekatan pasar, maka nilai pasar GMFI diperkirakan sebesar USD484,39 juta atau Rp8,6 triliun.

Garuda juga telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 6 November 2026. Hasil ringkasan RUPSLB akan diumumkan pada 10 November 2026.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE